Selasa, 09 JUNI 2026 • 16:20 WIB

Suka Minum Alkohol Sejak Muda Tingkatkan Risiko Kanker Hati

Author

Ilustrasi mengonsumsi alkohol. (freepik) 

INDOZONE.ID - Konsumsi minuman beralkohol sejak usia muda bisa meningkatkan risiko kanker hati

Penyakit ini sering disebut sebagai silent killer, karena biasanya baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. 

Pada mulanya karena terbiasa mengonsumsi minuman beralkohol, seseorang akan mengalami kerusakan hati, hingga berujung sirosis. 

Secara perlahan, gangguan kesehatan itu bisa berkembang menjadi penyakit serius seperti kanker. 

Baca juga: Sering Nggak Enakan dan Susah Menolak? Hati-Hati, Kebiasaan Ini Bisa Merusak Kesehatan Mental Tanpa Disadari!

Dokter Spesialis Bedah Umum Hepatobilier & Pankreas, Dr. Hairol Azrin dari Medical Centre Sunway City Kuala Lumpur menjelaskan hal itu.

Dia bilang, saat seseorang suka mengonsumsi alkohol berlebihan, pada dasarnya seperti memberi racun ke tubuh secara terus-menerus. 

Awalnya mungkin tidak terasa apa-apa, tapi lama-lama bisa menghilangkan fungsi hati dalam tubuh. 

“Konsumsi alkohol berlebihan memiliki efek racun yang memicu kerusakan hati,” ungkap Dr. Hairol Azrin dalam acara MediOne Gathering di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Baca juga: Masih Sering Makan Sembarangan Asal Kenyang? Kebiasaan Ini Diam-Diam Bisa Berdampak ke Tubuh dan Otak!

Selain itu, penumpukan lemak di hati serta infeksi virus Hepatitis B dan C juga dapat memperparah kondisi. 

Faktor-faktor inilah yang bisa menyebabkan kerusakan hati kronis selama bertahun-tahun dan meningkatkan risiko kanker.

Gejala biasanya baru muncul saat hati sudah rusak, misalnya mata menguning dan fungsi hati menurun. 

Deteksi dini lewat pemeriksaan darah dan USG sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Jika virus dalam darah tinggi, kerusakan hati menjadi lebih cepat. Hepatitis C, bisa sembuh. Pencegahan lebih baik. Karenanya diagnosis awal melalui USG perlu dilakukan," tambahnya.

Baca juga: Jangan Nunggu Sakit Dulu! Ini Cara Sederhana Merawat Diri agar Tetap Sehat dan Anti Stres

Cara Menjaga Kesehatan Hati

Selain itu, menjaga kesehatan hati juga bisa didukung dengan pola makan sehat. Beberapa makanan yang baik untuk hati antara lain lemon, bawang putih, kacang walnut, apel, alpukat, wortel, dan brokoli.

Makanan tersebut dianggap kaya serat dan antioksidan yang lebih baik, karena membantu proses metabolisme tubuh dan mengurangi beban kerja hati. 

Sebaliknya, Dr. Hairol juga menganjurkan menghindari makanan Ultra-Processed Food (UPF), makanan yang digoreng, serta makanan olahan yang cenderung lebih berat untuk dicerna dan dapat membebani fungsi hati.

“Untuk menjaga kesehatan hati, yang paling penting bukan hanya menghindari satu jenis makanan, tetapi membangun pola makan seimbang, perbanyak serat, pilih makanan segar, dan kurangi makanan olahan serta gorengan secara konsisten,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU