INDOZONE.ID - Ada pemandangan unik di tengah gelombang protes besar-besaran di Nepal. Sebuah potret tak biasa justru mewarnai aksi demo tersebut.
Dalam sebuah foto yang beredar di media sosial, memperlihatkan sejumlah polisi yang harusnya mengamankan demo, malah bergabung bersama para demonstran yang mayoritas dari kalangan Gen Z.
Foto itu lantas menarik perhatian netizen, sebab sangat jarang aparat memilih berdiri bersama demonstran, apalagi di situasi yang ricuh.
Baca juga: Kepala BIN Sebut Situasi Aman Usai Demo, Dalang Kericuhan Masih Diselidiki
Tak hanya berdiri di tengah kerumunan, polisi itu juga terlihat meneriakkan protes yang sama dengan para demonstran.
Fenomena ini pun viral dan menuai ragam komentar netizen di media sosial X.
"Mereka (polisi) juga lelah dengan korupsi," tulis seorang netizen.
"mantap bang, teruskan!," timpal netter lain.
Nepal tengah diguncang krisis politik besar, di mana massa menggelar protes anti-korupsi berujung bentrokan dengan polisi. Sebanyak 22 orang dilaporkan tewas dalam kericuhan.
Gelombang protes memuncak setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan kontroversial berupa larangan penggunaan media sosial.
Ribuan demonstran mayoritas Gen Z tumpah ruah di jalanan Kathmandu sejak Senin lalu. Mereka membawa poster, spanduk, hingga melompati pagar gedung parlemen. Polisi merespons dengan gas air mata, meriam air, hingga peluru tajam. Hasilnya, hampir 200 orang terluka.
Baca juga: Kronologi Istri Eks Perdana Menteri Nepal Tewas Terbakar oleh Ulah Demonstran: Ngeri Banget
Aksi tak berhenti di situ. Pada Selasa, massa membakar gedung parlemen, markas Partai Kongres Nepal, hingga rumah mantan PM Sher Bahadur Deuba. Sejumlah rumah politisi lain juga dirusak massa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X