INDOZONE.ID - Menemukan cara mengatasi flashback yang muncul tiba-tiba, sering kali menjadi tantangan terberat bagi siapa pun yang sedang berjuang untuk berdamai dengan masa lalu.
Memori tentang mantan ini terkadang datang tanpa diundang, memicu rasa sesak yang membuat langkah kaki terasa berat untuk terus maju.
Jika terus dibiarkan, kilas balik emosional tersebut hanya akan menjebakmu dalam siklus kesedihan yang tak berujung dan menghambat proses move on.
Nah, agar kamu tidak terjebak siklus ini, berikut cara mengatasi flashback yang bikin susah move on:
1. Berikan Waktu untuk Diri Sendiri
Flashback tentang mantan sering muncul karena emosi yang belum sepenuhnya selesai. Tidak apa-apa merasa sedih, kecewa, atau rindu, selama kamu tidak terus menekannya.
Baca juga: 5 Cara Berteman dengan Mantan Tanpa Baper, Biar Move On Sepenuhnya!
Gunakan waktu ini untuk mengenali apa yang benar-benar kamu butuhkan. Saat kamu mulai berdamai dengan diri sendiri, intensitas flashback perlahan akan berkurang.
2. Cari Kesibukan untuk Diri Sendiri
Mengalihkan fokus adalah cara efektif mengatasi flashback yang tiba-tiba muncul. Kamu bisa mengisi waktu dengan aktivitas positif membantu otak berhenti berputar pada kenangan lama.
Selain itu, kamu juga bisa mencoba hobi baru, seperti olahraga ringan, atau sekadar merapikan kamar. Kesibukan ini membuat pikiranmu lebih aktif pada hal yang sedang dijalani, bukan tentang masa lalu.
Lama-kelamaan, ingatan tentang mantan tidak lagi mendominasi pikiran kamu.
3. Manjakan Diri dengan Perawatan
Merawat diri bukan bentuk pelarian, melainkan cara mencintai diri sendiri. Saat kamu memanjakan diri, tubuh dan pikiran mendapatkan sinyal bahwa kamu layak merasa nyaman.
Perawatan sederhana seperti mandi air hangat, skincare rutin, atau pijat ringan bisa membantu meredakan stres. Nah, kondisi tubuh yang lebih rileks membuat pikiran tidak mudah terseret ke kenangan menyakitkan.
Hal ini membantu mengurangi frekuensi flashback secara perlahan.
4. Menulis Emosi yang Terpendam
Menulis adalah cara aman untuk meluapkan emosi tanpa menyakiti siapa pun. Ketika flashback muncul, coba tuangkan perasaanmu dalam bentuk tulisan tanpa harus disensor.
Kamu tidak perlu menulis dengan rapi atau indah, cukup jujur pada diri sendiri. Dengan menulis, pikiran menjadi lebih ringan karena emosi tidak lagi dipendam. Cara ini efektif membantu kamu memahami dan mengelola rasa yang tersisa.
5. Beri Batasan yang Jelas
Flashback akan sulit dihindari jika kamu masih sering terpapar hal-hal yang berhubungan dengan mantan.
Kamu bisa memberi batasan-batasan untuk mantan kamu, baik secara fisik maupun digital, agar proses move on dapat berjalan lancar.
Baca juga: 5 Ciri Kamu Belum Benar-benar Move On, Cuma Sedang Denial
Kamu juga bisa mengurangi stalking media sosial atau membatasi komunikasi dapat membantu menenangkan pikiran.
Batasan bukan berarti membenci, tapi melindungi diri sendiri. Dengan jarak yang sehat, pikiran jadi lebih mudah fokus pada masa kini.
6. Singkirkan Barang yang Mengingatkan
Barang-barang tertentu bisa menjadi pemicu utama flashback tentang mantan tanpa disadari. Foto, hadiah, atau lagu tertentu dapat langsung membawa ingatan kembali ke masa lalu.
Jadi sebaiknya kamu bisa menyingkirkan atau menyimpannya sementara untuk langkah awal move on yang wajar dan sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medium