Selasa, 19 MEI 2026 • 17:56 WIB

5 Amalan Utama Bulan Dzulhijjah Selain Puasa, Pahalanya Luar Biasa!

Author

Ilustrasi dzikir pagi (photo/pexels/@michael-burrows)

INDOZONE.ID - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, umat Islam telah resmi memasuki bulan Dzulhijjah yang dikenal sebagai salah satu dari empat bulan mulia dalam kalender Hijriah. Sepuluh hari pertama di bulan ini merupakan momen paling istimewa yang dicintai Allah SWT, bahkan disebut-sebut pahalanya lebih baik daripada jihad fi sabilillah.

Mayoritas umat Islam umumnya berfokus pada ibadah puasa sunnah Puasa Tarwiyah dan Arafah untuk menyambut hari raya Idul Adha 2026. Padahal, ada banyak jalan lain untuk mendulang pahala yang berlipat ganda di bulan penuh berkah ini.

Jika Anda tidak mampu berpuasa atau ingin memaksimalkan ibadah, mari simak daftar amalan bulan dzulhijjah selain puasa yang bisa Anda kerjakan dengan mudah.

Baca juga: 8 Amalan Sunnah Hari Jumat yang Sering Diabaikan, Padahal Pahalanya Besar

Keistimewaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Sebelum membahas daftar amalan, penting untuk memahami mengapa bulan ini begitu istimewa. Dzulhijjah adalah bulan di mana pahala ketaatan dilipatgandakan dan perbuatan maksiat diharamkan. Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam riwayat Ibnu Abbas RA:

"Tidak ada hari di mana amal saleh di dalamnya sangat dicintai oleh Allah melebihi 10 hari pertama Dzulhijjah." (HR. Abu Dawud)

Begitu mulianya bulan ini, beberapa ulama bahkan menyebutkan bahwa menjalankan amalan sederhana dengan penuh keikhlasan di 10 hari pertama Dzulhijjah pahalanya bisa setara dengan ibadah haji dan umrah bagi mereka yang belum mampu berangkat ke Tanah Suci.

Daftar Amalan Sunnah Bulan Dzulhijjah, Selain Puasa

Berikut adalah panduan rinci amal ibadah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan sejak tanggal 1 Dzulhijjah hingga berakhirnya Hari Tasyrik (13 Dzulhijjah):

1. Memperbanyak Zikir (Takbir, Tahmid, Tahlil, dan Tasbih)

Menghidupkan lisan dengan berzikir adalah amalan yang paling dianjurkan selama bulan Dzulhijjah. Anda disunnahkan untuk memperbanyak bacaan:

  • Takbir: Allahu akbar (Allah Maha Besar)
  • Tahmid: Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah)
  • Tahlil: Laa ilaaha illallah (Tidak ada Tuhan selain Allah)
  • Tasbih: Subhanallah (Maha Suci Allah)

Secara khusus, sangat dianjurkan untuk mengumandangkan takbir sejak 1 Dzulhijjah hingga akhir hari Tasyrik. Lafalkan takbir muqayyad (setelah salat fardu) dan takbir mursal (di setiap waktu atau tempat, seperti saat berjalan, di pasar, atau di rumah).

2. Melaksanakan Kurban

Ibadah kurban adalah amalan yang paling dicintai Allah SWT pada tanggal 10 Dzulhijjah (Idul Adha) dan hari-hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah). Kurban tidak hanya bernilai ibadah sebagai bentuk ketakwaan dan meneladani kepasrahan Nabi Ibrahim AS, tetapi juga memiliki dimensi kepedulian sosial karena dagingnya dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Bagi Anda yang telah berniat dan memiliki kemampuan finansial untuk berkurban, sangat disunnahkan untuk tidak memotong kuku dan rambut (bulu di tubuh) terhitung sejak tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban tersebut disembelih.

Baca juga: Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dari Awal Bulan hingga Arafah

3. Membaca Al-Qur'an dan Shalawat Nabi

Jangan biarkan malam-malam di sepuluh hari pertama Dzulhijjah berlalu begitu saja. Hidupkanlah malam dengan melantunkan ayat suci Al-Qur'an, meskipun hanya 10 ayat per hari. Setiap huruf yang Anda baca bernilai sepuluh kebaikan, dan di bulan mulia ini, pahala tersebut akan dilipatgandakan.

Selain itu, perbanyak pula bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW (misal: Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad) untuk memohon rahmat dan membuka pintu keberkahan dalam hidup.

4. Memperbanyak Sedekah dan Kebaikan Sosial

Berbuat baik kepada sesama memang dianjurkan setiap saat, namun sedekah di awal Dzulhijjah sangatlah istimewa. Sedekah tidak melulu harus berupa uang dalam jumlah besar. Berbagi kebaikan bisa diwujudkan dengan hal-hal sederhana, seperti:

  • Memberikan makanan atau sembako kepada fakir miskin.
  • Membantu menyeberangkan jalan atau membawakan barang orang yang kesulitan.
  • Menyingkirkan rintangan atau duri di jalanan.
  • Turut serta menjadi panitia kurban di masjid lingkungan rumah.

5. Melaksanakan Ibadah Haji (Bagi yang Mampu)

Tentu saja, amalan puncak dan paling utama di bulan Dzulhijjah adalah menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bagi mereka yang mampu secara fisik, mental, dan finansial. Puncak pelaksanaan rukun Islam kelima ini berlangsung sejak tanggal 8 hingga 13 Dzulhijjah. Bagi yang belum berkesempatan, memperbanyak amalan nomor 1 hingga 4 di atas dengan hati ikhlas insyaallah dapat meraih pahala yang tidak kalah mulia.

Baca juga: 1 Dzulhijjah 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

Itulah deretan amalan bulan Dzulhijjah selain ibadah puasa Arafah dan Tarwiyah yang bisa Anda kerjakan. Mari maksimalkan momentum 10 hari pertama Dzulhijjah ini dengan memperbanyak zikir, sedekah, serta menebar kebaikan agar kita semua mendapatkan ampunan dan rahmat berlimpah dari Allah SWT. Selamat menyambut Idul Adha 2026!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Nu Online

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU