Rabu, 19 OKTOBER 2022 • 19:45 WIB

Miaw! Di Rumah Singgah Clow Ribuan Kucing Telantar Dirawat Penuh Cinta

Author

Rumah singgah untuk ribuan kucing telantar (Z Creators/Vivi Sanusi)

Kucing merupakan hewan menggemaskan yang sering menjadi peliharaan di rumah.

Sayangnya, enggak semua kucing bernasib baik untuk bisa dijadikan hewan peliharaan. 

Masih ada banyak kucing ras maupun kucing kampung yang telantar, sakit dan liar di jalanan.

Sosok Wahyu Winono alias Bimbim menjadi guardian angel alias malaikat penyelamat bagi kucing telantar khususnya di daerah Parung, Bogor, Jawa Barat. Ia mendirikan rumah singgah untuk kucing, bernama 'Rumah Singgah Clow'. 

Ribuan ekor kucing telantar kini menghuni 6 shelter di rumah singgah ini.

Mendirikan rumah penampungan karena keprihatinan

Kucing liar dan telantar dirawat puluhan relawan (Z Creators/Vivi Sanusi)

Bimbim mendirikan rumah singgah ini karena prihatin akan banyaknya kasus kucing yang secara sengaja dianiaya. Ia juga sedih melihat banyaknya kucing yang enggak terurus. Makanya hati Bimbim tergerak untuk menyediakan tempat penampungan untuk kucing-kucing tersebut.

Bimbim bahkan pernah menangani kasusyang sempat viral, yakni kucing yang ditembak hingga perutnya membesar karena peluru yang bersarang di tubuhnya. Namun, akhirnya kucing tersebut bisa terselamatkan lewat tangan Bimbim yang dengan cepat mengevakuasi sang kucing.

Rumah singgah untuk ribuankucing telantar (Z Creators/Vivi Sanusi)

Pria berusia 33 tahun ini memang aktif di dunia rescue atau penyelamatan hewan sejak beberapa tahun silam. Hal ini juga yang membuka matanya bahwa ada banyak binatang khususnya kucing di jalanan yang membutuhkan bantuan.

Berdiri pada 2016, Rumah Singgah Clow sekarang menampung sekitar 1.250 ekor kucing yang terdiri dari 350 ekor anak kucing dan 900 ekor kucing dewasa. 

Ribuan kucing telantar dirawat di sini (Z Creators/Vivi Sanusi)

 

Clow sendiri merupakan singkatan dari 'Cat Lovers In the World' yang memiliki arti, harapan untuk menolong kucing-kucing telantar tanpa terbatas tempat dan waktu.

Kucing dirawat dan diberi makanan enak

Menurut Aang, salah satu petugas di Rumah Singgah Clow, setiap harinya mereka menyiapkan sekitar 60 kg dan 10-15 kg makanan basah berupa rebusan ayam untuk makan para kucing-kucing telantar ini.

"Kami mengutamakan kucing yang tak bertuan. Bila menemukan kucing di jalanan dan ingin ditaruh di sini cuma dikenakan biaya administrasi Rp100 ribu saja per ekor," ungkapnya.

Kucing telantar dirawat penuh cinta (Z Creators/Vivi Sanusi)

Untuk kucing-kucing rescued dan sakit, biasanya akan dirawat terlebih dahulu sampai sembuh. Shelter ini juga bekerja sama dengan sebuah klinik hewan yang memberikan subsidi biaya penanganan dan perawatan bagi kucing malang tersebut.

"Setelah sembuh nanti baru kami carikan adopter yang benar-benar pecinta kucing dan wajib mendaftar menjadi anggota dulu," kata Aang yang menjelaskan bahwa semua kucing di shelter telah disteril.

Rumah Singgah Clow mempunyai donatur tetap. Selain itu, mereka juga membuka donasi melalui Instagram-nya.

Selain kucing yang telantar dan sakit, rumah singgah dengan petugas 30 orang ini juga menampung sekitar 80 ekor anjing terlantar.

Sementara di shelter lain yang bernama 'Rumah Blendy' di wilayah Sawangan, Depok, Jawa Barat, menampung 80 ekor kucing disabilitas yang tanpa mata, kaki atau cacat lainnya.

Aang juga berharap orang-orang untuk enggak menyiksa kucing.

"Mereka juga makhluk hidup dan hidup berdampingan dengan kita. Dan kalau di rumah sudah seperti bagian keluarga kita juga," ujarnya.

Artikel menarik lainnya:

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU