INDOZONE.ID - Pernahkah kamu menyadari kulit tiba-tiba memerah setelah berjemur di bawah sinar matahari? Atau wajah terlihat kemerahan karena jerawat yang meradang?
Kulit yang berubah warna menjadi merah bisa jadi hal yang umum terjadi, tapi jangan anggap remeh.
Penyebab kulit merah-merah bisa beragam, mulai dari kondisi ringan hingga gejala dari penyakit yang lebih serius, seperti rosacea atau psoriasis.
Kenapa kulit jadi kemerahan? Inilah pertanyaan yang sering muncul saat melihat perubahan warna kulit.
Penting untuk mengetahui apa penyebabnya agar kamu bisa mendapatkan penanganan yang tepat.
Yuk, kenali berbagai kondisi yang bisa menjadi alasan kulit wajah memerah berikut ini.
Baca Juga: Ruam Merah di Kulit - Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan
11 Penyebab Kulit Merah-merah
1. Jerawat (Acne)
Jerawat merupakan kondisi kulit kronis yang terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati.
Peradangan akibat jerawat biasanya membuat kulit wajah tampak kemerahan, terutama di dahi, pipi, hidung, dan dagu. Ini adalah salah satu faktor penyebab kulit meradang yang paling umum.
2. Rosacea
Rosacea menyebabkan wajah tampak memerah secara permanen, disertai dengan pembuluh darah kecil yang terlihat jelas, serta benjolan kecil berisi nanah.
Kondisi ini umumnya menyerang pipi, hidung, dan dahi. Jika kamu bertanya-tanya, kulit kemerahan tanda apa? rosacea bisa jadi jawabannya.
3. Eksim (Eczema)
Eksim atau dermatitis atopik membuat kulit menjadi kering, gatal, dan meradang.
Warna kulit pun berubah menjadi merah, biasanya muncul di wajah, tangan, dan bagian belakang lutut. Ini adalah gangguan kulit yang cukup umum dan sering menyebabkan ketidaknyamanan.
Baca Juga: Air Kelapa untuk Meredakan Ruam Campak: Solusi Alami atau Mitos Belaka?
4. Psoriasis
Penyakit autoimun ini menimbulkan bercak merah yang tertutup sisik berwarna keperakan. Bercak ini sering muncul di siku, lutut, dan kulit kepala.
Psoriasis juga membuat kulit terasa gatal dan menebal, dan menjadi penyebab kulit merah-merah yang sering terabaikan.
5. Dermatitis Kontak
Reaksi kulit terhadap zat tertentu seperti sabun, parfum, atau bahan pembersih bisa menyebabkan kulit memerah di area yang terkena.
Gejalanya biasanya disertai rasa gatal, perih, bahkan bengkak.
6. Kulit Terbakar Matahari (Sunburn)
Paparan sinar matahari langsung tanpa perlindungan seperti tabir surya dapat menyebabkan kulit terbakar.
Area yang sering terkena seperti wajah, bahu, leher, dan lengan bisa tampak merah dan terasa nyeri.
7. Ruam Panas (Heat Rash)
Saat keringat terperangkap di pori-pori, bisa muncul ruam panas berupa bintik-bintik merah kecil, terutama di dada, punggung, atau leher. Kondisi ini umum terjadi saat cuaca panas dan lembap.
8. Biduran (Hives)
Biduran atau urtikaria muncul dalam bentuk bentol merah yang gatal dan terkadang menyengat.
Biasanya terjadi akibat reaksi alergi terhadap makanan, obat, atau zat tertentu yang kamu temui.
9. Lupus
Lupus adalah penyakit autoimun yang bisa memengaruhi banyak bagian tubuh, termasuk kulit.
Salah satu ciri khasnya adalah ruam merah berbentuk kupu-kupu di area hidung dan pipi. Kondisi ini juga sering disertai gejala seperti kelelahan dan nyeri sendi.
10. Infeksi Kulit
Infeksi akibat bakteri, virus, atau jamur bisa menyebabkan kulit memerah, terutama di area seperti kaki, selangkangan, atau ketiak.
Infeksi juga biasanya disertai rasa nyeri dan pembengkakan.
11. Dermatitis Seboroik
Kondisi ini cukup umum dan ditandai dengan ruam merah serta sisik yang biasanya muncul di wajah, kulit kepala, dan dada.
Pada sebagian orang, dermatitis seboroik bisa terlihat seperti ketombe berat.
Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Kalau kulit wajah memerah tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, semakin parah, atau disertai gejala lain seperti demam, bengkak, atau nyeri, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
Hal ini penting apalagi jika muncul setelah mengonsumsi obat tertentu atau kamu mengalami perubahan kesehatan lain seperti nyeri sendi atau rambut rontok.
Mengetahui penyebab kulit merah-merah sangat penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
Jangan anggap enteng perubahan warna kulit bisa jadi itu adalah kulit kemerahan tanda apa yang lebih serius. Jika kamu tidak yakin kenapa kulit jadi kemerahan, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthshots.com