Selasa, 07 JULI 2026 • 11:25 WIB

Skin AIdentify: Teknologi AI yang Bantu Kenali Kondisi Kulit Lebih Dini Lewat Selfie

Author

Ilustrasi Skin AIdentify (Magnific)

INDOZONE.ID - Di era media sosial, menemukan rekomendasi skincare bukan lagi hal sulit. Hampir setiap hari, berbagai produk viral bermunculan dengan klaim mampu mengatasi jerawat, mencerahkan wajah, hingga memperlambat tanda penuaan. 

Sayangnya, tidak semua produk yang cocok untuk orang lain akan memberikan hasil yang sama pada kulit kita. 

Kondisi inilah yang membuat banyak orang akhirnya mencoba berbagai produk secara bergantian tanpa benar-benar mengetahui kebutuhan kulitnya. 

Padahal, penggunaan skincare yang tidak sesuai justru berisiko menimbulkan iritasi, memperburuk skin barrier, hingga memicu masalah kulit baru. 

Baca juga: Skincare Saja Gak Cukup, Lengkapi Perawatan Kulit dengan Vitamin Berikut

Skin AIdentify

Skin AIdentify (Dok. Istimewa)

Menurut dr. Henny Lim, GM Medical Affairs Arya Noble, langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum memilih produk adalah memahami kondisi kulit secara menyeluruh.

"AIdentify Your Skin ini sangat membantu konsumen untuk memahami kulit mereka dengan lebih detail. Isinya tidak hanya rekomendasi produk. Ada fitur skoring yang membantu sekali untuk mengetahui kondisi kulit apa yang perlu mendapat perhatian lebih. Bisa jadi ada prosedur klinik yang cocok di teman kita, tetapi ternyata kulit kita belum membutuhkannya. Kehadiran AIdentify Your Skin ini bisa menjadi salah satu tool screening yang bagus untuk menetapkan ekspektasi skin goal masing-masing," jelas dr. Henny Lim dalam keterangannya pada Kamis, 2 Juli 2026.

Peryatan tersebut menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kebutuhan kulit yang berbeda. Karena itu, keputusan memilih skincare sebaiknya didasarkan pada kondisi kulit masing-masing, bukan semata-mata karena tren yang sedang populer. 

Melihat fenomena tersebut, ERHA Skincare Group memperkenalkan Skin AIdentify, sebuah teknologi analisis kulit berbasis AI yang dirancang untuk membantu pengguna memperoleh gambaran awal mengenai kondisi kulit hanya melalui foto selfie. 

Berbeda dengan skin scanner pada umumnya, teknologi ini tidak mengidentifikasi jenis kulit, tetapi juga mengevaluasi berbagai parameter penting, seperti kelembapan, produksi minyak, skin barrier, pigmentasi, inflamasi, tekstur kulit, elastisitas, hingga tanda-tanda penuaan. Hasil analisis dapat diperoleh dalam hitungan menit melalui akses digital.

Skin AIdentify (Dok. Istimewa)

Direktur Brand & Marketing ERHA Skincare Group, Afril Wibisono, mengatakan bahwa Skin AIdentify dikembanga  sebagai bagian dari ekosistem layanan dermatologi yang telah dibangun ERHA selama lebih dari dua dekade. 

"Skin AIdentify berbeda dari skin analysis atau skin scanning yang sudah ada di pasaran saat ini. Alat ini merupakan entry point ke ekosistem dermatologi yang sudah ada di ERHA Skincare, meliputi teledermatologi, klinik ERHA, dan apoteker. Pendekatan end-to-end ini memungkinkan pengguna mendapatkan gambaran kondisi kulit dengan lebih baik, berkonsultasi dengan ahli dermatologi secara lebih cepat, dan memperoleh rekomendasi produk maupun perawatan yang lebih sesuai dengan kebutuhannya," ujar Afril.

Direktur Brand & Marketing ERHA Skincare Group, Afril Wibisono. (Dok. Istimewa)

Tidak berhenti pada hasil analisis, pengguna juga dapat melanjutkan konsultasi melalui layanan teledermatologi, memperoleh rekomendasi produk, hingga mendapatkan rujukan ke klinik ERHA apabila diperlukan. Pendekatan ini diharapkan membantu masyarakat mengambil keputusan berdasarkan kondisi kulit yang terukur, bukan sekadar mengikuti tren.

Baca juga: 6 Manfaat Bunga Calendula untuk Kesehatan Kulit yang Wajib Diketahui

Afril menambahkan bahwa konektivitas dengan ekosistem layanan menjadi salah satu keunggulan utama teknologi tersebut.

"Dari hasil analisis Skin AIdentify, pengguna dapat langsung terhubung dengan ekosistem ERHA yang telah dibangun selama 27 tahun. Pengguna bisa memulai dari telekonsultasi, mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai, hingga mengakses perawatan lanjutan di klinik ERHA apabila kondisi kulit membutuhkan penanganan lebih advanced. Konektivitas ini semakin memudahkan perempuan modern untuk mendapatkan solusi bagi kesehatan kulitnya secara lebih tepat, praktis, dan menyeluruh," sambungnya.

Di tengah semakin banyaknya informasi mengenai skincare di media sosial, memahami kondisi kulit menjadi langkah penting sebelum menentukan produk atau perawatan yang akan digunakan.

Teknologi seperti Skin AIdentify dapat menjadi alat bantu untuk mengenali kebutuhan kulit secara lebih objektif, sehingga keputusan yang diambil tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga sesuai dengan kondisi masing-masing.

Pada akhirnya, kulit yang sehat bukan ditentukan oleh seberapa banyak produk yang digunakan atau seberapa viral skincare, melainkan oleh pemahaman terhadap kebutuhan kulit serta pemilihan perawatan yang tepat berdasarkan kondisi yang dimiliki.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU