INDOZONE.ID - Hari Kebaya Nasional siap digelar pada Rabu, 24 Juli 2024 di Istora Senayan, Jakarta.
Perayaan ini akan dihadiri oleh sebanyak 7.000 wanita, dari berbagai daerah, suku, dan budaya dengan mengenakan kebaya.
Rencananya, perayaan Hari Kebaya Nasional itu juga akan dihadiri oleh Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi.
Untuk mengetahui lebih dalam soal Hari Kebaya Nasional, yuk simak sejarah hingga asal-usul kebaya yang menjadi warisan budaya ini.
Baca Juga: Detail Kebaya Akad Pernikahan Salshabilla Adriani, Bernuansa Tanah Parahyangan
Kebaya adalah pakaian tradisional yang berasal dari Indonesia, khususnya dari budaya Jawa.
Kebaya diperkirakan sudah ada sejak abad ke-15, yang pada saat itu dikenakan oleh wanita bangsawan Jawa di lingkungan keraton.
Awalnya, kebaya berbentuk sederhana, longgar dari bahan yang nyaman seperti katun atau sutra.
Namun, pada masa kolonial Belanda, wanita Eropa yang tinggal di Hindia Belanda mengadaptasi kebaya dengan menambah unsur Barat, seperti renda, brokat, dan kain yang lebih mewah.
Sejak saat itu, kebaya mulai berevolusi dengan berbagai desain dan variasi. Kebaya juga menjadi busana populer di kalangan berbagai lapisan masyarakat.
Kebaya mulai hadir dengan berbagai bentuk, diantaranya kebaya encim, kebaya Kartini, kebaya kutu baru, dan kebaya modern dengan potongan yang lebih ramping dan dinamis.
Kebaya sebagai simbol identitas budaya
Hingga kini, kebaya menjadi simbol identitas budaya yang kuat bagi wanita Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan