Ilustrasi Gejala Darah Rendah. (Freepik)
INDOZONE.ID - Darah rendah atau hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di bawah 90/60 mmHg. Meski tidak selalu menimbulkan keluhan, tekanan darah yang terlalu rendah dapat mengurangi aliran darah ke organ vital seperti otak, jantung, dan ginjal.
Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti dehidrasi, kehamilan, kehilangan darah, hingga komplikasi penyakit tertentu. Karena gejalanya sering menyerupai kondisi lain, hipotensi kerap tidak disadari.
Baca juga: Heboh Obat Kuat Tahan 72 Jam, Apakah Aman Dikonsumsi? Ini Kata Dokter
1. Mudah Lelah
Tubuh akan bekerja lebih keras saat tekanan darah rendah sehingga energi lebih cepat terkuras. Akibatnya, penderita mudah lemas dan sulit berkonsentrasi.
2. Pusing
Kurangnya aliran darah ke otak dapat menyebabkan kepala terasa ringan atau pusing. Keluhan ini sering muncul saat berdiri terlalu cepat dari posisi duduk atau berbaring.
3. Pingsan
Jika aliran darah ke otak menurun drastis, seseorang bisa kehilangan kesadaran atau pingsan. Kondisi ini perlu diwaspadai karena berisiko menyebabkan cedera saat terjatuh.
Baca juga: Masih Muda tapi Sering Haus dan Lemas? Bisa Jadi Tanda Diabetes
4. Mual dan Muntah
Tekanan darah rendah juga dapat memengaruhi sistem pencernaan sehingga memicu rasa mual, bahkan muntah jika kondisi berlangsung cukup berat.
Beberapa langkah sederhana yang dapat membantu meredakan gejala darah rendah antara lain:
Baca juga: Masih Muda tapi Asam Urat Tinggi? Ternyata Ini Penyebabnya
Jika gejala darah rendah sering muncul, tidak kunjung membaik, atau disertai pingsan berulang, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alodokter