INDOZONE.ID - Moscow Fashion Week, yang baru-baru ini digelar di ibu kota Rusia, sukses menjadi wadah penting bagi desainer-desainer muda dari negara-negara berkembang untuk memamerkan karya mereka dan meningkatkan visibilitas global.
Ajang ini secara aktif mencari dan mengumpulkan bakat-bakat baru, memberikan peluang bagi para desainer untuk membangun merek mereka di tingkat internasional.
Moscow Fashion Week tidak hanya mendorong kreativitas, tetapi juga membawa perspektif dan inovasi baru ke dalam industri mode.
Selama acara tersebut, Moscow Fashion Week menampilkan koleksi dari desainer-desainer yang mewakili 10 negara, termasuk Indonesia, Tiongkok, India, Amerika Serikat, dan Spanyol.
Baca Juga: Chappell Roan Tampil Dramatis di Paris Fashion Week 2025 dengan Gaun Prong dan Riasan Unik
Modest fashion menjadi sorotan utama di Moscow Fashion Week, mencerminkan tren yang semakin populer di seluruh dunia.
Pada musim ini, berbagai brand yang mengusung konsep modest fashion sambil mempertahankan warisan budaya mereka mengalami perkembangan yang signifikan.
Beberapa label ternama Rusia seperti Aslp Dagestan, Measure, Bouzma Ethnique, dan Zuhat, serta merek Indonesia Reborn29 by Syukriah Rusydi, turut memamerkan koleksi mereka dengan tema ini.
Reborn29 oleh Syukriah Rusydi menekankan pendekatan universal terhadap modest fashion, yang terlihat jelas dalam koleksi yang dipamerkan di Moscow Fashion Week.
Desainnya berfokus pada potongan longgar yang dipadukan dengan panjang maxi dan midi untuk menciptakan rasa nyaman, sementara motif asimetris menambahkan sentuhan kontemporer pada penampilan model.
Pendiri sekaligus desainer Syukriah Rusydi menggarisbawahi mengenai pentingnya berpartisipasi dalam Moscow Fashion Week untukmemperluas jangkauan ke pasar internasional.
"Bagi saya Moscow Fashion Week merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan Reborn29 ke pasar Rusia dan memperluas jangkauan internasional kami. Rusia memiliki industri mode yang sedang berkembang dengan minatyang kuat terhadap modest fashion, desain yang unik, dan ceritabudaya yang memiliki nilai keberlanjutan," ujarnya.
Aslp Dagestan membawa konsep modest fashion ke tingkat yang lebih tinggi di Moscow Fashion Week dengan menciptakan pakaian tertutup yang terinspirasi dari motif-motif rumit karpet Dagestan kuno.
Setiap desain yang dirancang dengan teliti menawarkan pilihan gaya yang fleksibel, mencerminkan pendekatan inovatif brand ini.
Sementara itu, brand Rusia, Measure, memberikan penghormatan kepada tradisi Dagestan dengan melakukan analisis budaya yang mendalam dan menerapkannya dalam koleksi modest fashion mereka.
Brand ini mencari keseimbangan antara alam dan buatan manusia, masa lalu dan masa kini, dengan bereksperimen menggunakan teknik pelapisan dan berbagai tekstur.
Baca Juga: Jisoo BLACKPINK Tampil Elegan Memakai Atasan Korset dan Rok Mini di Paris Fashion Week 2025
Alena Musaeva dikenal karena reinterpretasi kreatifnya terhadap cerita rakyat dan pengaruh budaya yang unik.
Dalam koleksi terbarunya, desainer ini mengeksplorasi tekstur dan skema warna, memadukan nuansa lembut dengan warna-warna cerah seperti merah tua, kuning cerah, hijau rumput, dan biru tua.
Moscow Fashion Week telah menjadi magnet bagi audiens internasional yang beragam, termasuk desainer ternama, model, selebriti, dan kritikus fashion.
Pada musim ini, acara tersebut menampilkan 90 pertunjukan dan lebih dari 200 merek, menunjukkan daya tarik global dan signifikansi acara tersebut.
Pertukaran budaya yang terjadi di Moscow Fashion Week memfasilitasi kolaborasi yang lebih erat dan menginspirasi kreator dengan warisan budaya yang kaya dari berbagai negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release