Ilustrasi inflation lifestyle (theweek.com)
INDOZONE.ID - Pernah ngerasa gaji naik, tapi saldo rekening tetap segitu-gitu aja? Padahal pendapatan kamu bertambah, tapi entah ke mana uangnya pergi setiap bulan.
Bisa jadi kamu sedang mengalami lifestyle inflation, yaitu kondisi saat pengeluaran ikut naik seiring peningkatan penghasilan.
Tanpa sadar, kebiasaan ini bikin gaya hidup makin mahal dan tabungan jadi jalan di tempat. Kalau dibiarkan, lifestyle inflation bisa bikin kamu terlihat naik level, tapi kondisi finansial justru stagnan.
Supaya gaji naik benar-benar terasa manfaatnya, yuk pahami cara menghindari lifestyle inflation sejak sekarang:
Tanpa disadari, kenaikan penghasilan sering kali diikuti pola pengeluaran yang ikut membesar. Berikut tanda-tandanya:
Saat penghasilan meningkat, idealnya jumlah tabungan juga ikut naik.
Jika nominal yang kamu sisihkan untuk menabung terasa stagnan meski gaji bertambah, ini bisa jadi tanda inflasi gaya hidup. Artinya, kenaikan pendapatan langsung habis untuk memenuhi gaya hidup baru.
Insider menegaskan, tidak memprioritaskan tabungan bisa berdampak serius pada kesehatan keuangan jangka panjang.
Inflasi gaya hidup sering terlihat ketika pengeluaran meningkat di banyak kompenen sekaligus.
Baca juga: Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Energi dan Mood Positif di Awal 2026
Bukan hanya kebutuhan strategis seperti tempat tinggal yang lebih layak atau kendaraan yang lebih aman, tetapi juga pengeluaran harian yang ikut membengkak.
Jika hampir semua kompenen terasa lebih mahal tanpa perencanaan jelas, ini patut diwaspadai.
Kamu selalu merasa tidak perlu lagi mengecek anggaran karena merasa “uangnya cukup” juga bisa jadi tanda bahaya.
Apalagi jika saldo rekening terus menipis sementara tagihan kartu kredit meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Theweek.com