Konten viral Arief Kamarudin (Instagram/ariefkamarudin)
INDOZONE.ID - Konten kreator Arief Kamarudin mengungkap bahwa kepeduliannya terhadap lingkungan, khususnya fenomena ikan sapu-sapu, berawal dari keresahan pribadi yang sudah lama ia rasakan.
"Concern saya kan sebenarnya kalau di Ciliwung itu ada tiga ya, yang utamanya, yaitu sampah, limba, dan ikan invasif, sapu-sapu di antaranya," ujarnya saat diwawancarai Indozone.
Sejak sebelum aktif membuat konten, Arief mengaku sudah terganggu dengan kondisi sungai yang dipenuhi sampah dan ikan sapu-sapu. Namun titik balik terjadi pada September 2025, saat ia mengunggah konten tentang ikan tersebut.
Baca juga: 6 Bahaya Makan Ikan Sapu-sapu Bagi Kesehatan yang Jarang Dibahas
"Nah memang kebetulan pas saya tahun 2025 kemarin, September, saya bikin konten tentang sapu-sapu, disitu meledak tuh," katanya.
Viralnya konten tersebut menjadi momentum bagi Arief untuk menyuarakan kondisi lingkungan yang ia temui secara langsung di lapangan.
"Disitulah saya lihat, oh ini bisa jadi momentum nih untuk gue, ibarat kata curhat ke sosmed tentang apa yang terjadi di Celium."
Baca juga: 6 Bahaya Makan Ikan Sapu-sapu Bagi Kesehatan yang Jarang Dibahas
Ia juga menjelaskan bahwa pengetahuannya soal ikan sapu-sapu tidak datang secara instan, melainkan dari pengalaman sejak kecil hingga riset mandiri.
"Pengetahuan awal saya tentang sapu-sapu, itu saya dapatkan dari orang-orang tua dulu disini ya," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara