Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 04 MEI 2026 • 11:30 WIB

Baru Jadian Tapi Harus LDR? Jangan Panik, Ini Cara Bikin Hubungan Jarak Jauh Tetap Awet

Baru Jadian Tapi Harus LDR? Jangan Panik, Ini Cara Bikin Hubungan Jarak Jauh Tetap Awetilustrasi hubungan LDR yang hanya komunikasi lewat handphone (Freepik)

INDOZONE.ID - Baru saja menemukan seseorang yang terasa cocok banget, obrolan nyambung, selalu bikin hari terasa lebih seru, dan hubungan mulai terasa serius. Semuanya terlihat berjalan manis seperti kisah cinta di awal hubungan pada umumnya.

Lalu tiba-tiba muncul kabar yang bikin hati campur aduk.

Pasangan mendapat tawaran pekerjaan impian di luar kota, harus melanjutkan studi ke luar negeri, pindah karena urusan keluarga, atau kamu justru jatuh cinta dengan seseorang yang tinggal di kota berbeda setelah berkenalan lewat media sosial.

Baca juga: 7 Tips Jalani LDR Biar Tetap Langgeng, tanpa Curiga dan Drama!

Situasi seperti ini sering membuat banyak orang langsung pesimis dan bertanya-tanya:

“Apa hubungan ini masih layak diperjuangkan kalau harus LDR?”

Banyak orang menganggap hubungan jarak jauh alias long-distance relationship (LDR) identik dengan rasa curiga, kesepian, komunikasi yang makin renggang, hingga risiko putus yang lebih besar.

Padahal, kenyataannya tidak selalu seperti itu.

Banyak pasangan berhasil menjalani hubungan jarak jauh selama bertahun-tahun dan tetap berakhir bahagia. Namun memang ada satu hal yang perlu dipahami sejak awal: LDR membutuhkan usaha ekstra.

Psikolog Patrick Cheatham, PsyD, menyebut pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh harus jauh lebih sadar dalam membangun hubungan yang sehat dibanding pasangan yang tinggal berdekatan. Artinya, hubungan ini tidak cukup hanya bermodal rasa cinta saja.

Agar hubungan tetap sehat dan tidak kandas di tengah jalan, berikut beberapa hal penting yang perlu dilakukan pasangan LDR.

Bangun komunikasi yang sehat, bukan komunikasi berlebihan

Kesalahan paling umum pasangan LDR adalah merasa harus terus terhubung selama 24 jam. Mulai dari wajib memberi kabar setiap menit, terus video call sepanjang malam, sampai marah jika pasangan terlambat membalas pesan.

Padahal komunikasi yang terlalu intens belum tentu membuat hubungan lebih sehat. Yang jauh lebih penting adalah komunikasi yang berkualitas. Misalnya kamu bisa ceritakan aktivitas harian, diskusikan masalah dengan jujur, dan tetap luangkan waktu untuk panggilan video agar hubungan terasa lebih dekat.

Komunikasi sehat juga berarti memahami bahwa pasangan tetap memiliki kesibukan pribadi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Baru Jadian Tapi Harus LDR? Jangan Panik, Ini Cara Bikin Hubungan Jarak Jauh Tetap Awet

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!