Bisnis Mie Ayam Instan Wonogiren. (Sunaryo Haryo Bayu/IDZ Creators)
Ide bisnis bisa datang dari mana saja, seperti yang dilakukan oleh Tri Susanti, Andi Prasetyo, Tri Kuncoro, dan Hery Setiawan. Keempat pengusaha ini membuat rumah produksi mie ayam instan di Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah.
Ide bisnis pembuatan mie ayam instan bermula ketika keempatnya ingin membuat kuliner khas Wonogiri namun bisa dikirim ke berbagai wilayah dan bertahan lama. Akhirnya tercetuslah membuat mie ayam instan yang diberi nama Mie Ayam Instan Wonogiren.
Meskipun masih berupa industri rumahan, namun pengelolaan usaha ini dilakukan secara profesional. Keempat pemilik usaha ini membagi peran seperti Andi Prasetyo sebagai marketing, Tri Kuncoro sebagai penanggung jawab peralatan, Hery Setiawan sebagai pengelola keuangan, dan Tri Susandi sebagai peracik atau pembuat mie dan bumbu.
Enggak disangka sejak diluncurkan produk mie ayam instan mereka banjir pesanan dari berbagai daerah hingga menembus supermarket. Enggak hanya itu saja, Mie Ayam Instan Wonogiren bahkan telah diekspor ke luar negeri seperti Korea, Hongkong, Malaysia, Brunei, Belgia, Jerman, dan Uni Emirat Arab.
Sebagian besar, pesanan datang dari para buruh migran. Biasanya para buruh migran memesan langsung melalui media sosial. Mie ayam intan yang tahan hingga delapan bulan tersebut dijual dengan harga berkisar berkisar Rp7 ribu hingga Rp9 ribu tergantung jenisnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: