Rabu, 14 JANUARI 2026 • 12:05 WIB

Setop Menghubungi Mantan: Keputusan Sulit yang Dapat Menyelamatkan Dirimu

Author

Ilustrasi berhenti menghubungi mantan (freepik).

INDOZONE.ID - Putus cinta bukan hanya soal berakhirnya sebuah hubungan, tapi juga tentang bagaimana Kamu merawat diri setelahnya. 

Salah satu langkah paling sehat yang sering terasa berat adalah memutus kontak dan menetapkan batasan dengan mantan. 

Bukan tanpa alasan — jarak justru memberi ruang agar luka emosional bisa benar-benar pulih.

Ketika komunikasi dihentikan, Kamu tidak lagi terus-menerus terpapar kenangan lama. 

Ini memberi kesempatan untuk merasakan, menerima, dan mengolah emosi tanpa distraksi. 

Baca juga: Balita Perempuan Berparas Cantik seperti Boneka Ini Alami Craniosynostosis

Batasan yang jelas juga mencegahmu terjebak dalam rasa rindu atau keterikatan yang membuat sulit move on.

Menjaga jarak juga membantu menghadirkan sudut pandang yang lebih jernih. 

Tanpa keterlibatan emosional yang intens, Kamu bisa menilai hubungan masa lalu secara lebih objektif: apa yang berjalan baik, apa yang menyakitkan, dan bagaimana semuanya memengaruhi dirimu. 

Dari sana, Kamu punya bekal untuk membuat keputusan yang lebih sehat kedepannya.

Lebih dari itu, fase ini adalah bagian dari proses bertumbuh. Kamu diajak kembali fokus pada diri sendiri — mengenal kebutuhan, nilai hidup, dan arah yang ingin dituju. 

Baca juga: Tanpa Banyak Ucapan, Cowok Ini Diam-Diam Bikin Ibunya Terharu di Rumah

Ini waktu yang tepat untuk membangun ulang hidup, mencoba hal baru, dan menaruh energi pada hal-hal yang benar-benar menyehatkanmu.

Tentu saja, menetapkan batasan bukan perkara mudah. 

Sering kali masih ada rasa nyaman, keterikatan, atau bahkan harapan yang belum sepenuhnya padam. 

Perasaan seperti ini manusiawi, tapi jika dibiarkan, justru bisa membuatmu sulit bersikap tegas pada diri sendiri.

Diperlukan keberanian dan kepercayaan diri untuk menempatkan kebutuhan pribadi sebagai prioritas. 

Baca juga: Tanpa Banyak Ucapan, Cowok Ini Diam-Diam Bikin Ibunya Terharu di Rumah

Bagi sebagian orang — terutama yang terbiasa menyenangkan orang lain atau bergantung secara emosional — hal ini bisa terasa sangat menantang, bahkan memunculkan rasa bersalah.

Belum lagi tekanan sosial. Ada anggapan bahwa tetap berhubungan baik dengan mantan adalah tanda kedewasaan, apalagi jika memiliki lingkar pertemanan yang sama atau tanggung jawab tertentu. 

Rasa tidak enak, sungkan, atau kewajiban moral sering kali membuat batasan yang seharusnya melindungi diri malah sulit diterapkan.

Padahal, batasan yang sehat adalah kunci pemulihan dan kesehatan mental. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:

Baca juga: Cewek Alami Insiden Tak Terduga di Toilet, Aksi Cepat Staff Mall Jadi Perhatian

  • Hentikan komunikasi sementara atau sepenuhnya: menjauh dari pesan, telepon, dan interaksi media sosial membantu proses penyembuhan berjalan lebih utuh.
  • Rapikan media sosial: unfollow atau hapus pertemanan agar Kamu tidak terus terpancing oleh kehidupan mantan.
  • Jauhi pemicu kenangan: menghindari tempat atau kebiasaan yang mengingatkan pada masa lalu bisa mengurangi beban emosional.
  • Bangun batasan dalam pikiran: lepaskan kebiasaan mengulang kenangan atau berandai-andai, dan fokus pada masa kini.
  • Utamakan self-care: rawat tubuh dan pikiranmu, lakukan hal-hal yang membuatmu merasa berharga, dan dikelilingi orang-orang yang mendukung.

Baca juga: Situationship Diam-Diam Merusak Kesehatan Mental: Ini Dampak dan Cara Mengatasinya

Ingat, menetapkan batasan adalah proses. Wajar jika terasa canggung atau berat di awal. 

Dukungan dari teman, keluarga, atau profesional seperti terapis bisa sangat membantu. 

Batasan bukan bentuk keegoisan, melainkan wujud cinta dan penghormatan pada diri sendiri.

Setiap orang punya situasi berbeda. Dalam kondisi tertentu, kontak terbatas mungkin tidak bisa dihindari. 

Namun, dalam banyak kasus, menjaga jarak adalah langkah penting untuk benar-benar pulih. 

Meski awalnya terasa sulit, seiring waktu Kamu akan menyadari bahwa keputusan ini membawamu lebih dekat pada ketenangan, pertumbuhan, dan hidup yang lebih sehat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Psychologytoday.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU