INDOZONE.ID - Pernah tidak, kamu bingung pas lihat cicak di rumah? Ada yang bilang, “Jangan dibunuh, nanti sial!” tapi ada juga yang bilang, “Bunuh aja, nanti dapat pahala!” Bingung kan, harus gimana?
Masalah ini sebenarnya melibatkan tiga hal besar, yakni kepercayaan turun-temurun, risiko kesehatan, dan aturan dalam agama.
Banyak mitos yang bikin orang bingung, tapi ada juga fakta ilmiah yang penting diketahui.
Di artikel ini, kita bakal kupas tuntas semuanya. Dari mitos yang sering beredar, fakta menarik soal cicak, sampai cara menghadapi cicak dengan aman dan bijak. Jadi kamu nggak cuma asal bunuh, tapi tahu alasannya juga.
Mitos tentang Cicak yang Harus Dibunuh
Di Indonesia, cicak tidak lepas dari berbagai mitos yang berkembang di masyarakat secara turun-temurun. Beberapa mitos yang paling populer antara lain:
1. Pembawa Sial
Ada mitos yang menyebutkan jika seseorang kejatuhan cicak, terutama di bagian kepala, maka ia akan tertimpa kesialan atau ada anggota keluarga yang akan meninggal.
2. Pertanda Kehadiran Makhluk Halus
Beberapa orang percaya kalau suara cicak yang terdengar di malam hari menandakan ada makhluk tak kasat mata di sekitar. Suara cicak yang khas ini kadang bikin orang was-was, apalagi kalau terdengar di tempat sepi atau gelap.
3. Mata-mata Dukun
Di beberapa kepercayaan, cicak juga dianggap bisa menjadi perantara atau “mata-mata” untuk mengirim santet atau guna-guna. Karena itu, ada yang merasa cicak di rumah harus diwaspadai atau dijauhkan.
Baca juga: Gigitan Hewan Bisa Berujung Maut, Seberapa Bahaya Rabies Sebenarnya?
Fakta tentang Cicak
Jika kita lihat dari sisi ilmiah dan ekologis, cicak sebenarnya memiliki manfaat penting, terutama bagi rumah dan lingkungan sekitar. Berikut beberapa fakta penting:
1. Cicak Pemakan Serangga Alami
Cicak memakan nyamuk, lalat, kecoa kecil, dan serangga lainnya. Kehadiran cicak di rumah membantu mengurangi hama dan menjaga kebersihan lingkungan secara alami.
2. Cicak Tidak Membawa Penyakit Serius
Meskipun cicak dapat bersentuhan dengan lingkungan yang kotor, risiko menularkan penyakit ke manusia sangat rendah. Mereka jauh lebih aman dibanding hewan pengerat seperti tikus.
3. Cicak Membantu Ekosistem Rumah
Dengan memakan serangga, cicak membantu menjaga keseimbangan ekosistem kecil di rumah. Mereka bekerja seperti “pembasmi hama alami” tanpa racun atau pestisida.
4. Cicak Adalah Reptil Kecil Yang Aman Bagi Manusia
Cicak termasuk hewan reptil dari keluarga Gekkonidae. Mereka tidak beracun, tidak agresif, dan jarang menggigit manusia.
5. Cicak Termasuk Hewan Nokturnal
Cicak aktif di malam hari (nokturnal), dan biasanya muncul ketika lampu rumah menarik serangga. Ini menjelaskan mengapa cicak lebih sering terlihat di malam hari.
Hukum Membunuh Cicak
Dalam literatur Islam, cicak disebut sebagai Fuwaisiq atau "penjahat kecil". Ada yang alasan kuat mengapa membunuh cicak dipandang sebagai perbuatan yang dianjurkan (Sunnah).
Landasan Hadis
Rasulullah SAW menganjurkan pembunuhan cicak dalam beberapa riwayat sahih. Salah satunya dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda:
"Barangsiapa membunuh cicak pada pukulan pertama, maka dituliskan baginya seratus kebaikan. Jika pada pukulan kedua, maka pahalanya kurang dari itu. Jika pada pukulan ketiga, maka pahalanya kurang dari itu." (HR. Muslim).
Mengapa Dianjurkan?
Sisi Historis
Dalam kisah Nabi Ibrahim AS, ketika beliau dilemparkan ke dalam api oleh Raja Namrud, cicak disebut sebagai satu-satunya hewan yang meniup api tersebut agar tetap berkobar.
Sebaliknya, hewan lain seperti burung pipit berusaha membawa air untuk memadamkannya.
Sisi Kemaslahatan
Anjuran ini juga sejalan dengan prinsip Maqashid Syariah (tujuan hukum Islam) yaitu menjaga jiwa (Hifzun Nafs).
Dengan membasmi hewan pembawa penyakit di dalam rumah, secara tidak langsung kita menjaga kesehatan penghuni rumah.
Baca juga: Basmi Cicak dari Rumah dengan 4 Benda Ini
Itulah penjelasan tentang mitos, fakta, dan hukum Islam terkait membunuh cicak. Dengan mengetahui hal ini, diharapkan kita bisa bersikap lebih tepat dan sesuai dengan ajaran Islam dalam menghadapi hewan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kelaspintar.id