Satuan Berat: Pengertian, Tangga Konversi, dan Contoh Soalnya (Freepik)
INDOZONE.ID - Saat berbelanja di pasar atau supermarket, kamu pasti sering melihat satuan seperti kilogram, gram, atau ton. Satuan-satuan tersebut digunakan untuk menunjukkan berat atau massa suatu benda agar lebih mudah dihitung.
Memahami satuan berat sangat penting, karena materi ini sering muncul dalam pelajaran Matematika. Selain itu, kemampuan mengubah satuan berat juga berguna saat menimbang benda atau berbelanja.
Nah, pada artikel ini kamu akan mempelajari pengertian satuan berat, tangga konversi, serta contoh soal beserta pembahasannya agar lebih mudah dipahami.
Satuan berat adalah satuan yang digunakan untuk menunjukkan berat atau massa suatu benda. Dalam Sistem Internasional (SI), satuan berat yang menjadi standar adalah kilogram (kg).
Meski dalam ilmu fisika massa dan berat memiliki arti yang berbeda, dalam kehidupan sehari-hari kedua istilah tersebut sering digunakan dengan makna yang sama. Karena itu, orang lebih sering menyebutnya sebagai satuan berat.
Beberapa satuan berat yang sering digunakan di Indonesia antara lain kilogram (kg), gram (g), ons, kuintal, dan ton. Satuan-satuan ini digunakan untuk menimbang berbagai benda, mulai dari bahan makanan hingga barang berukuran besar.
Baca juga: Rumus Kecepatan Lengkap dengan Contoh Soal dan Cara Menghitungnya
Untuk memudahkan kita dalam mengubah (mengonversi) satu satuan berat ke satuan berat lainnya, digunakan sebuah alat bantu yang disebut Tangga Satuan Berat.
Berikut adalah urutan tangga satuan berat dari yang tertinggi hingga yang terendah:
Cara Menggunakan Tangga Konversi:
Selain satuan yang ada pada tangga di atas, ada beberapa satuan berat lain yang berlaku di Indonesia:
Baca juga: Rumus Pythagoras: Pengertian, Cara Menghitung, dan Contoh Soal Latihan
Agar lebih memahami cara mengubah satuan berat, mari simak dan pelajari contoh soal di bawah ini:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ruang Guru