Ilustrasi cuci muka terlalu seirng yang berdampak buruk. (Freepik)
INDOZONE.ID - Cuci muka itu penting, tapi kalau keseringan malah bisa bikin kulitmu stres, lho!
Banyak yang berpikir semakin sering mencuci muka, makin bersih dan bebas jerawat. Padahal kenyataannya justru sebaliknya!
Kulit bisa menjadi kering, iritasi, bahkan makin berminyak sehingga menimbulkan jerawat.
Kalau kamu terlalu sering cuci muka, kulitmu bisa kehilangan keseimbangan alaminya, lho.
Begitu pelindung alaminya terganggu, kulit malah ‘panik’ dan memproduksi minyak berlebih untuk bertahan. Akhirnya, bukannya makin bersih, justru muncul masalah baru di wajah.
Baca juga: Wajib Tahu! Pentingnya Keseimbangan pH dalam Produk Perawatan Kulit
Kulit punya minyak alami yang biasa disebut dengan sebum, yang menjaga kelembaban dan melindungi kulit dari polusi.
Menurut International Journal of Research Publication and Review, lapisan ini akan menipis dan kulit malah memproduksi minyak ekstra jika terlalu sering mencuci muka dengan sabun.
Akhirnya wajah tampak kusam, berminyak, dan mudah berjerawat.
Over-wash bisa bikin kulit kehilangan kelembaban, terasa kaku, bahkan mengelupas serta iritasi.
Dalam jangka panjang, kulit jadi kusam dan kurang elastis. Jadi, jangan kira makin sering mencuci muka makin baik, ya.
Baca juga: Benarkah Micellar Water Bisa Digunakan sebagai Pembersih Wajah?
Skin barrier berfungsi sebagai ‘tameng’ alami dari bakteri dan segala macam zat berbahaya akibat paparan polusi.
Jika sering dibersihkan secara berlebihan, skin barrier akan melemah dan akhirnya menyebabkan kulit gampang merah, gatal, atau bahkan iritasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Onlymyhealth.com