Ilustrasi kulit kering atau kulit dehidrasi. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Pernah merasa wajah tiba-tiba kusam, makeup gampang pecah, kulit terasa ketarik, tapi anehnya wajah tetap berminyak?
Kalau pernah, jangan buru-buru menyalahkan jenis kulitmu.
Banyak orang langsung menganggap kondisi itu sebagai tanda punya tipe kulit dry skin, lalu panik membeli pelembap tebal atau skincare mahal yang katanya bisa “menyelamatkan” kulit. Padahal, masalah sebenarnya bisa jadi berbeda: kulit kamu mungkin cuma sedang dehidrasi.
Sekilas memang terdengar mirip. Sama-sama bikin wajah terasa nggak nyaman. Tapi faktanya, kulit kering dan kulit dehidrasi itu dua hal yang berbeda jauh.
Kalau salah mengenali, skincare yang dipakai bisa jadi cuma buang uang atau, lebih parah, bikin kondisi kulit makin rewel.
Baca juga: Strategi Para Dermatologis untuk Menenangkan Kulit yang Kering dan Dehidrasi
Bayangkan tubuh manusia saat kurang minum. Bibir terasa kering, badan lemas, wajah tampak lesu.
Kulit juga bisa mengalami hal yang sama. Kulit dehidrasi terjadi ketika kulit kekurangan kadar air. Kondisi ini bisa dialami siapa saja, termasuk orang dengan kulit berminyak sekalipun.
Jadi meskipun wajah kamu seperti kilang minyak di siang hari, bukan berarti kulitmu terhidrasi dengan baik. Tanda-tandanya biasanya seperti:
Salah satu cara sederhana untuk mengeceknya adalah dengan pinch test.
Coba cubit lembut kulit di area pipi atau punggung tangan selama beberapa detik. Kalau kulit butuh waktu lebih lama untuk kembali seperti semula, bisa jadi kulitmu sedang kekurangan air atau dehidrasi.
Meski begitu, tes ini bukan diagnosis mutlak, ya!
Ilustrasi kulit kering. (Eliani Kusnedi)
Kalau kulit dehidrasi ibarat orang haus, kulit kering lebih seperti seseorang yang lupa pakai jaket saat cuaca panas terik, perlindungannya berkurang.
Dry skin terjadi karena kulit kekurangan minyak alami atau lipid yang berfungsi menjaga skin barrier tetap sehat. Akibatnya, kelembapan gampang menguap dan kulit jadi lebih rentan iritasi. Ciri-cirinya biasanya meliputi:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline