Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 15:30 WIB

Strategi Para Dermatologis untuk Menenangkan Kulit yang Kering dan Dehidrasi

Author

ilustrasi kulit kering (Meaghers Pharmacy)

INDOZONE.ID - Apa pun jenis kulitmu, pasti pernah mengalami kulit terasa tertarik, kencang, atau bahkan bersisik. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh dehidrasi, yang bisa dipicu oleh berbagai hal, mulai dari paparan udara dingin berlebihan hingga kulit yang masih beradaptasi dengan produk skincare baru.

Kulit yang kekurangan cairan alias dehidrasi ternyata lebih umum terjadi dari yang kamu kira. Banyak dokter kulit menilai masalah ini sama seringnya dengan kulit kering, meski keduanya berbeda. Baik kulitmu kering maupun dehidrasi, kamu bisa memperbaikinya lewat perubahan kecil dalam rutinitas skincare dan gaya hidup. Tapi ingat, solusinya nggak cukup hanya dengan pakai pelembap yang berat, ya!

Bedanya Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi

Sebelum membeli berbagai produk skincare, penting untuk mengenali dulu apakah kulitmu termasuk kering atau dehidrasi. Kedua istilah ini sering dianggap sama, padahal berbeda. Menurut Jeannette Graf, dermatolog sekaligus dosen klinis di Mt. Sinai School of Medicine, kulit kering adalah kondisi alami yang diturunkan secara genetik. Sementara itu, kulit dehidrasi biasanya disebabkan oleh faktor eksternal, seperti terlalu sering eksfoliasi atau ruangan yang terlalu panas.

Graf menjelaskan, “Kulit kering tidak selalu terlihat tidak sehat. Ini hanyalah tipe kulit yang kurang memproduksi minyak, sehingga tampilannya bisa lebih matte, kusam, dan kadang bersisik.” Sedangkan kulit dehidrasi cenderung kusam dan mengelupas karena lapisan pelindungnya terganggu. Akibatnya, kulit menjadi kemerahan, sensitif, dan terasa tertarik.

Baca juga: Yuk Simak Manfaat Hyalucomplex-10 dan Panthenol untuk Hidrasi Kulit

Kandungan Skincare Terbaik untuk Atasi Kulit Kering

Saat berbelanja skincare, pilih bahan-bahan yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu. Untuk kulit dehidrasi, dua kandungan wajibnya adalah hyaluronic acid dan glycerin. Keduanya berfungsi sebagai humektan yang menarik air ke permukaan kulit, membantu mengembalikan kelembapan yang hilang dan menjaga kulit tetap terhidrasi.

Sementara itu, ceramide jadi bahan penting untuk kamu yang punya kulit kering. Bahan ini membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit dan mencegah kehilangan kelembapan. Ceramide sering dipadukan dengan squalane, pelembap alami yang menyerupai minyak kulit dan membantu menjaga kekuatan skin barrier. Bahan ini juga sering ditemukan bersama emolien seperti shea butter, lanolin, atau petrolatum untuk hasil yang lebih lembap.

Kandungan yang Sebaiknya Dihindari

Perawatan eksim kulit (zeenews.com)

Kulit bisa kehilangan kelembapannya karena berbagai faktor, termasuk suhu ekstrem, baik terlalu panas maupun dingin, serta penggunaan AC atau pemanas ruangan berlebihan. Kebiasaan mandi atau berenang terlalu sering juga bisa memperburuk kekeringan, jelas Mona A. Gohara dari Yale School of Medicine.

Selain faktor lingkungan, kondisi medis seperti eksim juga bisa jadi penyebab utama kulit kering dan dehidrasi. Menurut dr. Karan Lal, eksim ditandai dengan kulit mengelupas dan terasa gatal. Kalau kondisi kulitmu terus kering dan nggak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit.

Baca juga: Jangan Keliru, Inilah Bedanya Produk Hidrasi dengan Pelembap

Gunakan Kandungan Aktif Secukupnya

Retinoid dan asam seperti glycolic acid memang bisa memperbaiki kulit, tapi penggunaan berlebihan justru dapat memicu iritasi dan merusak skin barrier. Akibatnya, kulit malah jadi dehidrasi. Dr. Whitney Bowe, dermatolog asal New York, memperingatkan agar tidak memakai bahan aktif ini terlalu sering atau dalam kadar tinggi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelembapan setelah mencuci wajah agar kulit tidak kehilangan cairan alaminya.

Panduan Skincare Paling Efektif untuk Kulit Kering
Kunci menjaga kulit tetap lembap adalah konsistensi. Dr. Gohara menyarankan rutinitas pagi dan malam yang sederhana tapi efektif.

Rutinitas pagi:

  • Bersihkan wajah dengan pembersih lembut tanpa alkohol, parfum, atau scrub.
  • Gunakan serum yang mengandung hyaluronic acid atau ceramide untuk menjaga kelembapan. Jika ingin mencerahkan kulit, pilih serum vitamin C yang juga menghidrasi.
  • Kunci kelembapan dengan pelembap ringan berbasis hyaluronic acid dan glycerin.
  • Tutup dengan sunscreen minimal SPF 30. Sekarang banyak formula sunscreen yang terasa selembut pelembap, jadi nyaman digunakan setiap hari.

Rutinitas malam:

  • Bersihkan makeup dengan micellar water atau oil cleanser. Untuk kulit sensitif, pilih micellar water agar lebih lembut dan tidak menyumbat pori.
  • Lanjutkan dengan pembersih berbahan dasar air yang cocok untuk kulit kering.
  • Jika kulit sudah mulai membaik, tambahkan retinol berformula lembap untuk hasil maksimal tanpa iritasi.
  • Akhiri dengan pelembap bertekstur lebih kental untuk mengunci kelembapan semalaman.

Dengan rutinitas yang konsisten dan pemilihan produk yang tepat, kulit kering maupun dehidrasi bisa kembali sehat, lembut, dan bercahaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Harpersbazaar.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU