Rabu, 15 OKTOBER 2025 • 12:03 WIB

Jangan Terlalu Sering Mencuci Muka, 5 Dampak Buruk Ini Bisa Mengintai

Author

Ilustrasi cuci muka terlalu seirng yang berdampak buruk. (Freepik)

INDOZONE.ID - Cuci muka itu penting, tapi kalau keseringan malah bisa bikin kulitmu stres, lho! 

Banyak yang berpikir semakin sering mencuci muka, makin bersih dan bebas jerawat. Padahal kenyataannya justru sebaliknya! 

Kulit bisa menjadi kering, iritasi, bahkan makin berminyak sehingga menimbulkan jerawat.

Kalau kamu terlalu sering cuci muka, kulitmu bisa kehilangan keseimbangan alaminya, lho. 

Begitu pelindung alaminya terganggu, kulit malah ‘panik’ dan memproduksi minyak berlebih untuk bertahan. Akhirnya, bukannya makin bersih, justru muncul masalah baru di wajah.

Baca juga: Wajib Tahu! Pentingnya Keseimbangan pH dalam Produk Perawatan Kulit

1. Minyak alami kulit menghilang

Kulit punya minyak alami yang biasa disebut dengan sebum, yang menjaga kelembaban dan melindungi kulit dari polusi. 

Menurut International Journal of Research Publication and Review, lapisan ini akan menipis dan kulit malah memproduksi minyak ekstra jika terlalu sering mencuci muka dengan sabun. 

Akhirnya wajah tampak kusam, berminyak, dan mudah berjerawat.

2. Kulit menjadi kering dan kasar

Over-wash bisa bikin kulit kehilangan kelembaban, terasa kaku, bahkan mengelupas serta iritasi. 

Dalam jangka panjang, kulit jadi kusam dan kurang elastis. Jadi, jangan kira makin sering mencuci muka makin baik, ya.

Baca juga: Benarkah Micellar Water Bisa Digunakan sebagai Pembersih Wajah?

3. Merusak skin barrier

Skin barrier berfungsi sebagai ‘tameng’ alami dari bakteri dan segala macam zat berbahaya akibat paparan polusi. 

Jika sering dibersihkan secara berlebihan, skin barrier akan melemah dan akhirnya menyebabkan kulit gampang merah, gatal, atau bahkan iritasi.

4. Produksi minyak berlebih

Saat minyak alami hilang, tubuh akan memproduksi lebih banyak sebum untuk menggantinya. Sayangnya, hal ini justru membuat pori-pori tersumbat dan jerawat bermunculan. 

Akhirnya, keinginan memiliki wajah yang glowing, justru malah jadi breakout deh.

Baca juga: Metode Cleansing Oil 101 : Semua Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Metode Ini!

5. Kulit mudah menjadi merah dan semakin sensitif

Terlalu sering cuci muka, akan mengakibatkan kulitmu jadi super sensitif, lho—entah karena cuaca, debu, atau bahkan produk skincare. 

Hal ini terjadi karena saat pelindung alami kulit hilang, kulit jadi mudah mengalami kemerahan, iritasi, dan perih—apalagi jika kamu menggunakan produk yang mengandung alkohol, parfum, atau bahan aktif seperti asam.

Tips aman mencuci muka

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), cukup cuci muka dua kali sehari—pagi dan malam, atau setelah banyak berkeringat. 

Gunakan pembersih lembut yang sesuai jenis kulitmu, hindari sabun keras atau berpewangi. 

Dan satu hal penting, yaitu jangan pakai air yang terlalu panas! Gunakan air hangat agar minyak alami kulit tetap terjaga.

Baca juga: 6 Model Rambut Ikal Bergelombang Wanita yang Mudah Diatur dan Selalu Stylish

Merawat kulit bukan soal seberapa sering kamu mencucinya, tapi seberapa bijak kamu memahami kebutuhannya. Setiap kulit punya batas dan cara tersendiri untuk menjaga keseimbangan. 

Jadi, daripada terobsesi dengan frekuensi cuci muka, fokuslah pada rutinitas yang lebih lembut, konsisten, dan sesuai jenis kulitmu. 

Dengan begitu, wajahmu bisa tetap bersih, sehat, dan glowing alami — tanpa harus ‘tersiksa’ karena perawatan yang berlebihan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Onlymyhealth.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU