Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 11:00 WIB

Profil Fatima Bosch, Miss Mexico yang Raih Mahkota Miss Universe 2025

Author

Profil Fatima Bosch, Miss Mexico yang raih mahkota Miss Universe 2025 (Instagram/missuniverse)

INDOZONE.ID - Fatima Bosch resmi dinobatkan sebagai Miss Universe 2025 pada malam final di Bangkok, pada 21 November 2025.

Mahkota Miss Universe diserahkan langsung oleh Miss Universe 2024, Victoria Kjær Theilvig dari Denmark.

Kemenangan Fatima Bosch ini diraihnya hanya dua minggu setelah kejadian konfrontasi yang menimpanya, yang membuat namanya semakin dikenal.

View this post on Instagram

A post shared by Miss Universe (@missuniverse)

Baca juga: Kronologi Peserta Miss Universe 2025 Walk Out Usai Direktur Hina Miss Meksiko

Yuk kenalan lebih jauh dengan Fatima Bosch, Miss Mexico yang meraih mahkota Miss Universe 2025.

Simak profil Fatima Bosch yang telah Indozone rangkum dari berbagai sumber berikut.

Profil Fatima Bosch

Profil Fatima Bosch, Miss Mexico yang raih mahkota Miss Universe 2025 (Instagram/telemundo)

Fatima Bosch lahir di Santiago de Teapa, Tabasco, Meksiko. Ia tumbuh dalam keluarga yang sangat ia banggakan.

Dalam wawancara bersama Hola!, Fatima menggambarkan keluarganya sebagai orang-orang jujur dan pekerja keras.

Ia juga menyebut ayahnya sebagai sosok yang sangat ia hormati.

Pendidikan dan Karier

Pendidikan dan Karier Fatima Bosch (Instagram/fatimaboschfdz)

Sebelum terjun ke dunia pageant, Bosch tidak memiliki pengalaman kontes kecantikan.

Ia belajar desain busana dan bekerja sebagai desainer.

Dalam beberapa unggahan di Instagram, ia menyebut bahwa bagi dirinya, fashion bukan hanya soal gaya, tetapi juga media untuk menyuarakan empati dan perubahan sosial.

Sosok Fatima Bosch

Sosok Fatima Bosch (Instagram/fatimaboschfdz)

Walau awalnya tidak tertarik pada dunia kontes kecantikan, pandangannya berubah setelah berbicara dengan direktur Miss Universe Mexico, yang menjelaskan bahwa kontes ini kini membawa misi sosial yang lebih kuat.

Ia mengenang video masa kecil ketika usianya lima tahun. Saat ditanya ingin menjadi apa saat besar nanti, ia menjawab ingin membantu semua orang.

Jawaban polos itu ternyata menjadi gambaran jati dirinya saat dewasa, jadi seseorang yang ingin melayani dan menguatkan orang lain.

Selama bertahun-tahun, Fatima aktif sebagai relawan, mulai dari membantu anak-anak sakit, mengkampanyekan isu lingkungan, mendukung para migran, hingga terlibat dalam program kesehatan mental.

Tujuan Ikuti Miss Universe 2025

Miss Mexico Fatima Bosch (Instagram/fatimaboschfdz)

Dalam sebuah unggahan Instagram pada awal November, Fatima menuliskan alasannya mengikuti Miss Universe.

"Tujuan hidup saya adalah melayani," tulis Fatima Bosch di postingannya.

Ia mengatakan ingin menggunakan suaranya untuk memberi cahaya, menginspirasi, menyembuhkan, dan membawa perubahan positif.

Baginya, mahkota bukan tujuan akhir, yang terpenting adalah dampak yang bisa ia berikan kepada orang lain.

Konfrontasi Viral

Kronologi peserta Miss Universe walk out usai direktur hina Miss Meksiko. (X/@PopCrave)

Nama Fatima Bosch setelah terlibat konflik dengan salah satu eksekutif Miss Universe, Nawat Itsaragrisil.

Dalam sebuah pertemuan, ia ditegur secara keras dan bahkan disebut "dummy" oleh Nawat. Fatima berdiri dan membela dirinya.

"Saya berdiri karena saya punya suara. Kamu tidak menghormati saya sebagai perempuan," tegas Fatima Bosch di hadapan para kontestan Miss Universe 2025 lainnya.

Insiden ini membuat Fatima keluar dari ruangan dan beberapa kontestan mengikutinya.

Aksinya dipandang banyak orang sebagai bentuk keberanian dan menjadi pembicaraan global.

Setelah itu, Miss Universe merilis pernyataan resmi mengenai komitmen mereka terhadap rasa hormat dan keamanan bagi seluruh peserta.

Baca juga: Viral Miss Israel Dituding Lirik Sinis Miss Palestina di Miss Universe 2025, Langsung Beri Klarifikasi

Resmi Menjadi Miss Universe 2025

Miss Mexico Fatima Bosch raih mahkota Miss Universe 2025 (Instagram/missuniverse)

Pada final Miss Universe 2025, Fatima keluar sebagai pemenang.

Runner-up jatuh kepada Praveenar Singh dari Thailand dan posisi ketiga ditempati Stephany Adriana Abasali Nasser dari Venezuela.

Usai memenangkan mahkota, Fatima mengatakan ingin dikenal sebagai seseorang yang mengubah pandangan masyarakat tentang apa arti menjadi Miss Universe.

"Saya ingin dikenang sebagai orang yang sedikit mengubah prototipe Miss Universe," ungkap Fatima Bosch.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: People, Hola

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU