Minggu, 11 JANUARI 2026 • 14:30 WIB

3 Perawatan Kecantikan Sultan yang Booming di 2026, Bikin Kamu Tertarik Coba!

Author

Ilustrasi perawatan kulit wajah (Pexels/John Tekeridis)

INDOZONE.IDTren perawatan kecantikan terus berevolusi. Memasuki 2026, perawatan tak lagi sekadar soal hasil instan, tetapi juga personalisasi, kenyamanan, dan teknologi mutakhir. 

Hal ini diungkap oleh Skin Expert Dermies Max Kemang dr Gunung Mansell di hadapan media. Ia memperkenalkan tiga treatment unggulan mulai dari rambut hingga kulit wajah, yang digadang-gadang bakal menjadi favorit di 2026.

Menurut dr Gunung, banyak klinik estetika yang dirancang untuk mampu menangani perawatan secara menyeluruh. Apalagi sejak pandemi Covid-19 lalu, masyarakat semakin aware dengan merawat tubuh dan wajah.

“Treatment kita bisa dari ujung rambut sampai ujung jempol kaki. Dari peeling, suntik, microneedling, sampai laser, semuanya lengkap di sini,” ujar dr. Gunung Mansell kepada wartawan dalam acara Media Gathering Launch Dermis Max Kemang, Jakarta, baru-baru ini. 

Baca juga: 5 Jenis Perawatan Klinik Kecantikan yang Wajib Kamu Tahu! Ada yang Bisa Buat Ibu Hamil

Tak hanya lengkap dari sisi layanan, klinik kecantikan saat ini menghadirkan konsep ruang yang lebih privat dan personal, mulai dari facial room, treatment room, hingga consultation room yang terpisah.

“Ketika konsultasi itu one on one, benar-benar personal. Semua keluhan pasien kita dengarkan dan bersifat confidential,” jelasnya.

dr Gunung pun memperkenalkan langsung tiga treatment unggulan yang diprediksi bakal menjadi tren besar di 2026. Yuk simak!

1. Onsen Scalp & Hair Therapy

Onsen Scalp & Hair Therapy (Dewi Kania/Z Creators)

Perawatan rambut rasa spa Jepang kini digemari gen z dan milenial. Perawatan rambut kini naik level lewat Onsen Scalp & Hair Therapy, treatment yang menggabungkan teknologi medis dengan pengalaman relaksasi ala spa Jepang. 

Rambut dan kulit kepala dibersihkan sekaligus diremajakan, dimulai dari proses Hair Analyzing untuk mengetahui kondisi kulit kepala dan akar rambut.

“Sebelum treatment, kita cek dulu rambut pasien. Dari situ bisa kelihatan apakah ada kerontokan, penipisan, atau peradangan di kulit kepala,” kata dr. Gunung.

Menariknya, Hair Analyzing dan konsultasi rambut ini gratis, dan seluruh produk seperti sampo hingga serum akan dipersonalisasi sesuai kebutuhan masing-masing pasien.

“Shampoo dan serum yang digunakan itu dipilih khusus sesuai kondisi kulit kepala pasien, jadi hasilnya lebih optimal,” tambahnya.

Meski disebut onsen, pasien tetap nyaman karena bisa berganti baju dan tidak basah, sehingga sensasinya benar-benar seperti spa eksklusif.

2. DNA Salmon Facial ala Sultan

DNA Salmon Facial (Dewi Kania/Z Creators)

Salah satu perawatan yang paling mencuri perhatian adalah DNA Salmon Facial, yang dikenal sebagai Skin Booster Sultan. Treatment ini sedang populer karena menawarkan efek rejuvenation dan anti-aging tanpa perlu injeksi.

“DNA Salmon itu memang lagi ramai banget dan se-efektif itu. Fungsinya untuk rejuvenation, menambah elastisitas, sekaligus efek anti-aging,” jelas dr. Gunung.

Berbeda dengan skin booster injeksi, DNA Salmon Facial ini diaplikasikan secara topikal dengan rangkaian step eksklusif selama kurang lebih 70 menit.

“Cocok untuk yang masih takut jarum. Walaupun cuma dioles, efeknya sudah seperti injeksi,” ungkapnya.

Hasilnya, kulit tampak lebih glowing, kenyal, dan segar tanpa downtime, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang ingin tampil maksimal tanpa rasa sakit.

3. Dermal Injector

Dermal Injector (Dewi Kania/Z Creators)

Untuk perawatan injeksi, Dermal Injector yang merupakan perawatan kecantikan dengan teknologi terbaru juga patut kamu coba. Alat ini yang dirancang lebih halus dan presisi.

“Alatnya kecil dan delicate. Jarumnya super tipis dan ada suction, jadi ketika serum masuk itu lebih nggak berasa dan hasilnya lebih merata,” ujar dr. Gunung.

Meski menggunakan beberapa jarum sekaligus, dr Gunung menyebut kalau treatment ini justru minim rasa sakit dan tidak menimbulkan efek ‘bentol-bentol sultan’ yang sering jadi kekhawatiran pasien. Teknologi ini memungkinkan serum masuk lebih optimal tanpa bocor, sehingga hasilnya lebih natural dan maksimal.

“Biasanya nggak bentol-bentol, jadi setelah treatment pasien tetap pede buat nongkrong atau aktivitas,” katanya.

Baca juga: Perawatan dari Dalam: 11 Makanan Bergizi untuk Kecantikan Kulit yang Wajib Kamu Coba

Mengintip Perkembangan Industri Kecantikan

Sementara itu, Managing Director of ERHA Clinic Group. dr. Norita Sembada menyebut, kulit menua tidak mengenal usia dan gender. Karena itu, gen z dan milenial semakin rajin melakukan perawatan kecantikan di klinik.

Hal ini juga sesuai dengan data Research and Markets yang menyebut bahwa 37% Gen Z Indonesia selalu menyisihkan pengeluaran untuk perawatan kecantikan (DSG Consumer Partners, 2024). Sehingga, potensi industri kecantikan di Indonesia terus meningkat.

Secara lebih luas, industri kecantikan dan perawatan pribadi Indonesia mencatatkan revenue sebesar US$9,17 miliar (sekitar Rp142 triliun) pada 2024 dengan pertumbuhan tahunan 4,02% (CAGR 2024-2029) menurut Statista.

“Kami akan terus relevan mengikuti perkembangan industri kecantikan. Kami tidak hanya menghadirkan perawatan berbasis dermatologi yang profesional, tetapi juga membangun ekosistem beauty lifestyle dan gen z bisa merawat diri sambil menikmati pengalaman gaya hidup yang lebih modern," ujar dr Norita. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU