INDOZONE.ID - Jerawat di punggung alias bacne sering bikin nggak pede, apalagi saat pakai baju terbuka. Tapi tenang, ini bukan masalah langka dan ada banyak cara buat mengatasinya. Yang penting, kamu tahu penyebabnya dulu sebelum asal pakai produk.
Kenapa Punggung Bisa Jerawatan?
Jerawat punggung muncul karena pori-pori tersumbat oleh minyak, bakteri, dan sel kulit mati. Area punggung memang “padat” folikel rambut, jadi lebih gampang mengalami penyumbatan dibanding bagian tubuh lain.
Makanya, meski jerawat identik dengan wajah, banyak juga yang mengalami hal serupa di punggung dan itu normal.
Kenali Jenis Jerawat di Punggung
Nggak semua jerawat itu sama. Di punggung, kamu bisa menemukan beberapa tipe berikut:
- Komedo hitam: pori terbuka dengan titik gelap
- Komedo putih: pori tertutup dengan bagian putih
- Papula: benjolan kecil kemerahan tanpa nanah
- Pustula: jerawat berisi nanah (yang sering disebut “matang”)
- Nodul dan kista: lebih besar, dalam, dan biasanya terasa nyeri
Semakin parah jenisnya, biasanya butuh penanganan yang lebih serius.
Penyebab yang Sering Diabaikan
Selain pori tersumbat, ada faktor lain yang bisa bikin kondisi makin parah:
- Keringat berlebih, terutama habis olahraga
- Gesekan dari tas, baju ketat, atau alat olahraga
- Stres berlebihan
- Pola makan tertentu (terutama tinggi gula)
- Perubahan hormon (pubertas atau menstruasi)
Beberapa orang juga lebih rentan, misalnya remaja atau yang punya riwayat jerawat dalam keluarga.
Cara Mengatasi Jerawat Punggung
Kalau masih ringan sampai sedang, kamu bisa mulai dari perawatan mandiri. Tapi ingat, nggak ada hasil instan, biasanya butuh waktu sekitar 6–8 minggu.
Baca juga: Punya Jerawat Punggung? Kondisioner Bisa Jadi Penyebabnya!
Pilih Kandungan yang Tepat
Gunakan produk dengan bahan aktif berikut:
- Benzoyl peroxide: membantu membunuh bakteri penyebab jerawat
- Salicylic acid: membersihkan pori dan mengurangi peradangan
- Retinoid (adapalene): membuka pori tersumbat
- Azelaic acid: melawan bakteri sekaligus membantu menyamarkan noda
Jangan langsung pakai semuanya sekaligus, kulit bisa iritasi! Gunakan sesuai dengan jenis bacne kamu.
Stop Kebiasaan yang Bikin Makin Parah
Tanpa sadar, hal ini sering dilakukan:
- Menggosok punggung terlalu keras
- Terlalu sering ganti produk skincare
- Membiarkan keringat menempel terlalu lama
Jangan Tunda Mandi Setelah Berkeringat
Habis olahraga? Langsung mandi dan ganti baju. Ini langkah simpel, tapi penting banget buat mencegah pori tersumbat.
Kalau Nggak Mempan, Harus Gimana?
Kalau jerawat makin besar, sakit, atau nggak membaik, sebaiknya konsultasi ke dokter. Biasanya akan diberikan:
- Antibiotik (minum atau oles)
- Terapi hormon (untuk kondisi tertentu)
- Obat yang lebih “keras” seperti isotretinoin (gunakan resep dokter)
- Perawatan laser
Bekas Jerawat Punggung Susah Hilang? Ini Solusinya
Perawatan di Rumah:
- Krim khusus bekas luka
- Produk dengan azelaic acid
- Silicone gel atau patch
Perawatan Profesional:
- Chemical peeling
- Laser treatment
- Microneedling
- Microdermabrasion
Baca juga: 6 Tips Atasi Jerawat Punggung Secara Alami dan Permanen
Tips Biar Punggung Tetap Mulus
Biar nggak kambuh lagi, coba biasakan ini:
- Gunakan produk body care yang non-comedogenic
- Pilih pakaian yang menyerap keringat
- Jangan memencet jerawat
- Kurangi makanan tinggi gula
- Hindari gesekan berlebih dari tas atau pakaian ketat
Kapan Harus Waspada?
Segera cari bantuan profesional kalau:
- Jerawat makin parah dan nyeri
- Nggak membaik setelah 1–2 bulan
- Mulai mengganggu kepercayaan diri
- Sering kambuh setelah sembuh
Jerawat punggung memang nggak selalu terlihat, tapi efeknya bisa bikin nggak nyaman, baik secara fisik maupun mental. Kunci utamanya ada di konsistensi dan pemilihan perawatan yang tepat. Jadi, jangan asal coba-coba produk, ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Health.com