Minggu, 05 APRIL 2026 • 16:20 WIB

4 Color Corrector dan Fungsinya yang Wajib Kamu Tahu agar Make Up Flawless

Author

macam-maca color corrector dan fungsinya (freepik)

INDOZONE.ID - Pernah merasa makeup sudah dipakai maksimal, tapi warna kulit masih terlihat tidak merata? Bisa jadi kamu melewatkan langkah penting, yaitu penggunaan color corrector.

Produk ini punya peran besar untuk menyamarkan berbagai masalah kulit sebelum foundation diaplikasikan.

Sayangnya, karena pilihan warnanya cukup banyak, masih banyak yang salah pakai sehingga hasil makeup jadi kurang maksimal.

Nah, biar kamu nggak bingung dan nggak salah pilih, yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Color Corrector Hijau

Kalau kamu sering mengalami kemerahan di wajah, seperti bekas jerawat, iritasi, atau kemerahan di area hidung, color corrector hijau bisa jadi penyelamat.

Warna hijau ini bekerja dengan menetralkan rona merah sehingga warna kulit terlihat lebih seimbang.

Aplikasikan tipis-tipis di area yang bermasalah, lalu ratakan dengan jari atau sponge sebelum memakai foundation.

Hindari penggunaan berlebihan karena bisa membuat warna kulit terlihat abu-abu.

Nah, dengan penggunaan yang tepat, hasil makeup akan terlihat lebih halus, natural, dan bebas kemerahan.

Color Corrector Ungu

Kulit tampak kusam dan kurang segar sering kali disebabkan oleh undertone kuning yang terlalu dominan. Di sinilah color corrector ungu berperan untuk memberi efek cerah dan segar pada wajah.

Baca juga: Color Corrector Warna-warni Bantu Tutupi Warna Kulit Wajah Gak Rata!

Kamu bisa mengaplikasikannya di titik-titik tertentu seperti pipi, dahi, dan dagu untuk memberikan efek “brightening” sebelum foundation.

Hasilnya, wajah akan terlihat lebih hidup dan tidak pucat. Cocok banget dipakai saat kulit lagi terlihat lelah atau kurang bercahaya.

Color Corrector Biru

Color corrector biru biasanya digunakan untuk menyeimbangkan warna kulit yang terlalu kuning atau kusam, terutama pada skin tone medium hingga tan.

Selain itu, produk ini juga bisa jadi trik ampuh untuk memperbaiki foundation yang warnanya terlalu kuning atau terlalu gelap.

Kamu cukup mencampurkan sedikit color corrector biru ke foundation sebelum diaplikasikan.

Dengan begitu, hasil complexion akan terlihat lebih netral dan menyatu dengan warna kulit asli. Ini jadi solusi praktis kalau shade foundation kamu kurang pas.

Color Corrector Oranye

Untuk masalah noda gelap seperti lingkaran hitam di bawah mata atau hiperpigmentasi, color corrector oranye adalah pilihan yang paling efektif.

Baca juga: 5 Fungsi Warna Color Corrector yang Bisa Meratakan Rona Wajah

Warna ini mampu menetralkan rona keabu-abuan, keunguan, hingga kehitaman yang sering muncul di wajah.

Gunakan secukupnya di area yang membutuhkan, lalu blend dengan baik sebelum ditimpa concealer.

Perlu diingat, jangan terlalu banyak mengaplikasikannya agar hasil makeup tidak terlihat terlalu tebal atau berubah jadi kusam.

Dengan teknik yang tepat, area bawah mata bisa terlihat lebih cerah dan segar.

Dengan memahami fungsi tiap warna color corrector, kamu bisa menyesuaikan penggunaannya sesuai kebutuhan kulit kamu deh!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instyle.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU