INDOZONE.ID - Merawat kesehatan kulit tidak hanya sebatas menjaga kelembapan, tetapi juga memperhatikan kondisi skin barrier agar tetap berfungsi dengan baik.
Berbagai masalah kulit seperti kering, kusam, hingga tekstur kasar umumnya berkaitan dengan melemahnya lapisan pelindung kulit.
Dr. Windy Keumala Budianti selaku Kepala Departemen Dermatologi & Venereologi FKUI-RSCM sekaligus Founder Immuno Derma Clinic mengungkapkan bahwa skin barrier merupakan lapisan terluar kulit yang berfungsi sebagai pelindung utama untuk menjaga kelembapan kulit serta melindunginya dari berbagai faktor eksternal.
"Pada dasarnya, skin barrier adalah lapisan terluar kulit yang bertindak sebagai ‘benteng pertahanan’ untuk menjaga kelembapan kulit sekaligus melindunginya dari berbagai pemicu eksternal," ujar Dr. Windy Keumala saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Baca juga: Tips Double Cleansing yang Benar, Bantu Hindari Rusaknya Skin Barrier
Menurutnya, tanda awal kerusakan skin barrier pada kulit tubuh masih kerap diabaikan sehingga kemudian berkembang menjadi beragam masalah kulit pada perempuan profesional, mulai dari kulit kering dan kemerahan, kulit kusam, hingga tekstur kulit kasar menyerupai jerawat.
Selain itu, Nikita Willy, aktris tanah air bercerita bahwa sebagai perempuan profesional, dirinya harus mampu membagi fokus pada banyak hal sekaligus, termasuk menjaga kesehatan kulit.
"Sebagai perempuan profesional, aku harus juggling dengan banyak hal sekaligus, dan penting sekali untuk selalu bisa take control of everything, terutama kesehatan kulit," ujarnya.
Ia mengaku sebelumnya lebih banyak memberikan perhatian pada perawatan skin barrier wajah, namun seiring waktu menyadari bahwa skin barrier kulit tubuh juga membutuhkan perhatian yang sama, terutama setelah mengenakan hijab.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup memengaruhi kesehatan kulit tubuh, khususnya saat berolahraga ketika kulit terasa lebih sulit "bernapas" akibat kelembapan berlebih yang dapat membuat skin barrier menjadi lebih rentan terganggu.
Karena itu, kini Nikita mulai lebih memperhatikan perawatan skin barrier tubuh sebagai bagian dari self-care agar tetap nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.
"Jadi sekarang aku mulai memberikan perhatian yang lebih besar untuk take control menjaga skin barrier kulit tubuh menggunakan Vaseline Pro Derma," jelas Nikita Willy.
Sejalan dengan hal itu, Melisa Caroline, Senior Brand Manager Vaseline menjawab kebutuhan perawatan skin barrier dengan menghadirkan rangkaian terbaru bernama Vaseline Pro Derma yang dilengkapi teknologi Pro-Ceramide Complex.
Dalam proses pengembangannya, inovasi ini melibatkan kolaborasi dengan sekitar 300 ahli kulit dari berbagai negara.
Vaseline Pro Derma ini dirancang dengan menggabungkan pendekatan klinis dan ilmiah guna membantu memulihkan sekaligus meningkatkan fungsi skin barrier dari dalam melalui proses self-renewal.
Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai masalah kulit seperti kulit kering kemerahan, kulit kusam, hingga tekstur kulit kasar.
Baca juga: Skin Barrier 101: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Efektif Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak
Untuk kulit kering dan kemerahan, tersedia Moisturizing Cream yang membantu menjaga kelembapan hingga 72 jam dengan tekstur ringan yang mudah menyerap.
Sementara itu, Brightening Lotion diformulasikan dengan niacinamide, hexylresorcinol, dan vitamin C untuk membantu mencerahkan kulit kusam serta menyamarkan noda gelap.
Selain itu, terdapat lotion untuk kulit bertekstur kasar yang diperkaya 5 persen AHA Essence guna membantu eksfoliasi sel kulit mati dan memperhalus permukaan kulit.
Seluruh rangkaian tersebut diklaim mampu membantu memperkuat skin barrier sekaligus mendukung kesehatan kulit tubuh secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung