Pria masukkan belut ke anus untuk atasi sembelit (Instagram/nastopic)
INDOZONE.ID - Seorang pria di Kota Xinghua, Provinsi Jiangsu, China Timur, nyaris kehilangan nyawanya setelah mencoba mengatasi sembelit dengan cara yang sangat berbahaya.
Ia memasukkan seekor belut sepanjang sekitar 20 sentimeter ke dalam anusnya, dengan harapan cara tersebut dapat melancarkan buang air besar.
Tindakan itu dilakukan karena pria tersebut mempercayai sebuah pengobatan tradisional atau mitos yang beredar di masyarakat.
Baca juga: 6 Cara Mudah Mengatasi Sembelit, Perut Lega Tanpa Obat Keras!
Mitos tersebut menyebutkan bahwa belut yang dimasukkan ke dalam rektum dapat membantu mengatasi sembelit.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Belut tersebut bergerak dari rektum menuju usus besar, lalu melukai dinding usus hingga menembus ke rongga perut. Kondisi ini memicu cedera serius yang berpotensi mengancam nyawa.
Meski sudah merasakan sakit sejak hari pertama, pria tersebut tidak langsung mencari pertolongan medis karena mengaku malu untuk pergi ke rumah sakit. Setelah rasa sakit semakin parah, barulah ia memutuskan memeriksakan diri.
Dokter yang menangani operasi menjelaskan bahwa kondisi pasien sangat berbahaya. Jika bakteri dari usus besar menyebar ke rongga perut, infeksi berat dapat terjadi dan memicu komplikasi yang mengancam keselamatan jiwa.
Belut tersebut bahkan masih hidup saat berhasil dikeluarkan melalui tindakan operasi.
Kasus ini ternyata bukan yang pertama. Pada Juni 2020, seorang pria berusia 50 tahun di Provinsi Guangdong, China Selatan, juga melakukan hal serupa dengan memasukkan belut sepanjang sekitar 40 sentimeter ke dalam rektumnya karena percaya dapat mengatasi sembelit.
Masih pada tahun yang sama, tepatnya 2 Juni 2020, seorang pria muda di Guangdong menjalani operasi setelah ditemukan seekor ikan mas Afrika di dalam tubuhnya.
Baca juga: Daftar Makanan yang Bisa Menyebabkan Bayi Sembelit
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Globaltimes.cn