INDOZONE.ID - Penggunaan sunscreen sudah menjadi salah satu bagian dari step skincare harian dan wajib, sebagai proteksi kulit dari bahaya sinar matahari.
Umumnya sunscreen yang banyak dijual dipasaran ada dua jenis, yaitu chemical dan physical sunscreen.
Namun apakah kalian tahu perbedaan dari chemical dan physical sunscreen? Ayo, simak perbedaan dari chemical dan physical sunscreen berikut.
Baca Juga: 4 Perspektif Seorang Ibu tentang Kontroversi Penghancuran Makeup dan Sunscreen oleh OSIS
Perbedaan Kandungan
Walau fungsi dari chemical dan physical sunscreen sama, yaitu sebagai penangkal sinar UV, namun chemical dan physical sunscreen diformulasikan dengan kandungan yang berbeda.
Physical sunscreen tersusun dari kandungan mineral seperti, titanium dioxide dan zinc oxide. Sedangkan chemical sunscreen tersusun dari kandungan bahan kimia aktif seperti, oxybenzone, octisalate, ethylhexyl, methyl methacrylate crosspolymer, butylene glycol dan bahan-bahan lain.
Perbedaan Cara Kerja
Physical sunscreen memiliki filter UV berupa titanium dioxide atau zinc oxide yang tergolong dalam photostability yang baik. Di mana filter UV ini akan membangun lapisan di atas permukaan kulit untuk menghalangi sinar UV agar tidak dapat menembus kulit.
Physical sunscreen juga dinilai mampu memberikan perlindungan lebih kuat dibanding chemical sunscreen.
Sedangkan chemical sunscreen, yang memiliki konsisten lebih cair dibanding physical sunscreen, akan bekerja dengan cara menyerap kedalam kulit.
Chemical sunscreen akan bekerja sebagai penyaring sinar UV sehingga mampu menghalangi sinar UV agar tidak mencapai lapisan kulit yang lebih dalam.
Namun penggunaan chemical sunscreen dinilai kurang mampu menyaring sinar UV yang masuk kedalam kulit, sehingga sinar UV masih dapat terserap kedalam tubuh.
Perbedaan Konsistensi Produk
Physical sunscreen memiliki ciri-ciri produk seperti, tekstur yang lebih padat dan kental, serta cenderung lengket di kulit.
Physical sunscreen juga langsung aktif bekerja melindungi kulit setelah diaplikasikan. Physical sunscreen meninggalkan whitecast pada kulit, namun tidak menyebabkan penyumbatan pori-pori.
Sedangkan chemical sunscreen, memiliki tekstur yang ringan dan mudah menyerap pada kulit. Namun chemical sunscreen baru akan aktif 20-30 menit setelah diaplikasikan di kulit.
Kelebihannya chemical sunscreen tidak meninggalkan whitecast, namun chemical sunscreen sangat rentan menyebabkan pori-pori tersumbat, menyebabkan minyak berlebih, jerawat, serta komedo.
Perbedaan Cara Pemakaian
Physical sunscreen bisa langsung kalian gunakan ketika kalian membutuhkan perlindungan dari sinar matahari, karena physical sunscreen akan langsung bekerja begitu kalian aplikasikan pada kulit.
Sedangkan untuk chemical sunscreen, kalian perlu menggunakannya 20-30 menit sebelum kulit terpapar sinar matahari, karena jenis sunscreen ini memerlukan waktu agar reaksi kimianya terjadi secara sempurna untuk siap melindungi kulit dari sinar matahari.
Writer: Putri Octavia Saragih
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Anessa