Dui, maskot Duolinggo di Pacu Jalur 2025. (Ist)
INDOZONE.ID - Duolingo hadir di Festival Pacu Jalur dengan menampilkan maskot ikoniknya, Duo si burung hantu hijau, ikut nimbrung di tepi sungai, melambaikan tangan, menari, bahkan bercanda mengejar “aura farming boy”.
Kehadiran Duolingo di Pacu Jalur bukan sekadar gimmick. Ini bagian dari filosofi global mereka, yakni memadukan kreativitas dengan nuansa budaya lokal.
Selain seru-seruan di festival, Duolingo juga lagi sibuk dengan inovasi produk. Tahun ini, mereka meluncurkan ekspansi konten terbesar sepanjang sejarah.
Ada 148 kursus bahasa baru hanya dalam waktu setahun. Semua didukung teknologi generative AI dan sistem berbagi konten antar pengguna.
Baca juga: Festival Pacu Jalur 2025 Catat Rekor 1,6 Juta Pengunjung
Bukan itu saja, sistem belajar juga berubah. Model lama “Hearts” diganti dengan sistem “Energy.” Jadi, setiap streak dan jawaban benar akan menambah bonus energi. Gamifikasi ini bikin pengalaman belajar lebih positif.
Langkah Duolingo hadir di Festival Pacu Jalur juga sejalan dengan strategi mereka memperkuat pasar Asia Tenggara. Permintaan belajar bahasa di kawasan ini terus meningkat, dan Indonesia jadi salah satu pasar kuncinya.
Momentum pertumbuhan pun lagi bagus. Di kuartal pertama 2025, Duolingo mencatat rekor baru dengan 46,6 juta pengguna aktif harian, 10,3 juta pelanggan berbayar, dan pertumbuhan pendapatan 38% dibanding tahun lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan