Ucapan 1 Muharram (pexels/@sheikharis)
INDOZONE.ID - Di antara seluruh hari pada bulan suci ini, tanggal 10 Muharram atau yang dikenal sebagai Hari Asyura menempati kedudukan yang paling istimewa.
Mengingat kalender Islam bersandar pada revolusi bulan yang menyebabkan tanggalnya selalu bergeser dalam kalender Masehi, banyak masyarakat mulai mencari kepastian mengenai lini masa ibadah ini. Banyak pertanyaan muncul di mesin pencari: kapan 10 muharram 2026, 10 muharram hari apa, serta kapan pelaksanaan puasa sunnah yang menyertainya?
Untuk memastikan Anda tidak melewatkan hari istimewa ini, INDOZONE telah merangkum panduan lengkap mengenai estimasi tanggal resmi, jadwal puasa Tasua dan Asyura, sejarah besar, hingga keutamaan ibadah di Hari Asyura 2026.
Penanggalan Hijriah secara resmi dikeluarkan melalui perhitungan astronomis dan konfirmasi lapangan. Merujuk pada estimasi Kalender Hijriah Indonesia yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk tahun 1448 Hijriah, jawaban dari pertanyaan 10 Muharram jatuh pada tanggal berapa adalah jatuh pada hari Kamis, 25 Juni 2026.
Sistem penanggalan Islam menetapkan bahwa pergantian hari dimulai ketika matahari terbenam (waktu Magrib), bukan pada tengah malam pukul 00.00 seperti kalender Masehi. Oleh karena itu, malam 10 Muharram atau malam Asyura sudah mulai memasuki waktu sakralnya sejak hari Rabu petang, 24 Juni 2026 setelah berkumandangnya azan Magrib.
Meskipun estimasi astronomis sudah memetakan tanggal tersebut dengan sangat presisi, ketetapan finalnya di Indonesia akan tetap mengacu pada hasil keputusan Sidang Isbat dan pemantauan hilal awal Muharram 1448 H oleh Kemenag RI beserta ormas-ormas Islam terkait.
Hari Asyura sangat identik dengan ibadah puasa sunnah. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menunaikan puasa pada tanggal 10 Muharram. Namun, untuk membedakan tata cara ibadah umat Islam dengan umat Yahudi yang juga mengagungkan hari tersebut, Rasulullah SAW bertekad untuk menyandingkannya dengan puasa satu hari sebelumnya, yaitu puasa Tasua (9 Muharram).
Sebagai panduan taktis bagi Anda yang ingin mengumpulkan pahala berlimpah di bulan mulia ini, berikut adalah tabel jadwal puasa 9 dan 10 Muharram 2026, lengkap dengan opsi puasa 11 Muharram sebagai alternatif penguat ibadah:
| Hari | Tanggal Hijriah | Tanggal Masehi | Nama Ibadah / Momentum |
| Rabu | 9 Muharram 1448 H | 24 Juni 2026 | Puasa Sunnah Tasua |
| Kamis | 10 Muharram 1448 H | 25 Juni 2026 | Puasa Sunnah Asyura (Hari Asyura) |
| Jumat | 11 Muharram 1448 H | 26 Juni 2026 | Puasa Sunnah 11 Muharram (Opsi Penggenap) |
Para ulama menyebutkan bahwa format puasa Muharram terbaik adalah berpuasa selama tiga hari berturut-turut (9, 10, dan 11 Muharram) atau minimal memilih paket dua hari yaitu tanggal 9 dan 10 Muharram demi kesempurnaan sunnah.
Baca juga: Bacaan Niat Puasa 1 Muharram 1446 H/ 2024 M: Arab, Latin, dan Artinya
Hari Asyura bukanlah hari biasa yang tanpa makna. Jauh sebelum Nabi Muhammad SAW diutus, tanggal 10 Muharram sudah dihormati karena menjadi saksi bisu dari berbagai kemenangan besar yang diberikan Allah SWT kepada para nabi terdahulu.
Ketika Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah ke Madinah, beliau menjumpai kaum Yahudi sedang berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Saat ditanyakan alasannya, mereka menjawab bahwa hari itu adalah hari kemenangan di mana Allah SWT membelah Laut Merah untuk menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran pasukan Firaun yang kejam.
Mendengar hal itu, Rasulullah SAW bersabda bahwa umat Islam jauh lebih berhak dan lebih dekat untuk menghormati Nabi Musa AS daripada kaum Yahudi, sehingga beliau memerintahkan umat Islam untuk berpuasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber