Menteri Perdagangan Budi Santoso. (Indozone/Dewi)
INDOZONE.ID - Modest fashion sebagai salah satu sektor strategis untuk mendukung transformasi ekonomi. Jika dilihat, modest fashion Indonesia berpotensi lebih cepat go global.
Menteri Perdagangan Budi Santoso atau akrab disapa Pak Busan ini mengatakan, modest fashion berpotensi besar untuk bisa go pasar global. Ia ingin menyatukan UMKM, desainer dan eksportir.
“Kami memfasilitasi UMKM untuk jualan di departemen store dan ada perwakilan perdagangan di 33 negara termasuk produk fashion," kata Mendag saat Launching JMFW 2026 di Jakarta.
Baca juga: Surganya Modest Fashion Lokal, JMFW 2025 Tembus Transaksi Rp318 Miliar
Sejalan dengan itu, Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) di-launching pada Selasa (12/8/2025) di Balai Kartini, Jakarta. Mendag Busan hadir dengan gaya lokalnya atau tepatnya memadupadankan wastra Indonesia.
“Hari ini kita launching JMFW tahun 2026 yang nanti akan diselenggarakan pada bulan November tahun ini. Jadi kita ingin menampilkan tren fashion kita ke depan seperti apa. Tujuannya sebenarnya kita ingin menciptakan ekosistem fashion kita ke depan," tambahnya.
Mendag menambahkan, masyarakat harus selalu up to date soal fashion Tanah Air. Ribuan karya para desainer patut diacungi jempol.
“Jadi kalau kita udah tahu trennya, kemudian masyarakat atau kita semua tertarik untuk memakainya,” kata Busan.
Dalam kesempatan ini, dia menyebut, industri tekstil Indonesia juga berkembang. Begitu juga dengan UMKM dan daya beli masyarakat juga berkembang.
“Semua ekosistem berjalan dengan baik. Nah, event ini yang tahun yang kelima. Jadi setiap tahun kita lakukan,” bebernya.
Baca juga: Koleksi Manis Sweet Ribbon Flowers Melenggang di JMFW 2025
Mendag membeberkan bedanya JMFW 2026 dengan tahun lalu. Bedanya yaitu lokasi yang nantinya akan digelar di Balai Kartini Jakarta dan temanya adalah Essential Lab.
“Kita ingin bangun eksosistem kalau smua berjalan dan semua akan bisa bergerak, kita bisa tahu tren ke depan seperti apa, dari industri tekstil, fashion dan produk. Kecantikan itu juga relate. Kalau pakai pakaian bagus dan makeupnya bagus itu matching,” tutup Mendag.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan