Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 14 JULI 2026 • 14:20 WIB

Sering Menahan BAB? Kebiasaan Ini Bisa Sebabkan Wasir hingga Gangguan Fungsi Usus

Sering Menahan BAB? Kebiasaan Ini Bisa Sebabkan Wasir hingga Gangguan Fungsi UsusIlustrasi dorongan ingin BAB. (Magnific)

INDOZONE.ID - Menahan keinginan untuk buang air besar (BAB) sering dianggap sepele, terutama saat sedang sibuk atau sulit menemukan toilet. Padahal, jika dilakukan berulang kali, kebiasaan ini dapat mengganggu fungsi usus dan meningkatkan risiko berbagai masalah pencernaan.

Melansir EatingWell, kebiasaan BAB yang teratur merupakan salah satu tanda sistem pencernaan bekerja dengan baik. Sebaliknya, terlalu sering menunda BAB dapat menyebabkan feses mengeras, memicu sembelit, hingga meningkatkan risiko wasir.

Apa yang Terjadi Saat Menahan BAB?

Menurut dokter spesialis gastroenterologi Dr. Supriya Rao, sesekali menunda BAB umumnya tidak menjadi masalah. Namun, jika dilakukan terus-menerus, feses akan berada lebih lama di dalam usus besar.

Baca juga: 10 Jus Sehat untuk Melancarkan BAB Secara Alami dan Efektif

"Kalau sesekali mengabaikan keinginan BAB biasanya tidak masalah. Tetapi jika menjadi kebiasaan, feses akan berada lebih lama di dalam usus besar," ujar Dr. Rao.

Normalnya, feses akan berpindah dari usus besar ke rektum ketika tubuh siap mengeluarkannya. Namun, saat dorongan BAB diabaikan, proses tersebut tertunda sehingga feses terus berada di usus besar.

Feses Menjadi Lebih Keras dan Sulit Dikeluarkan

Ahli gastroenterologi Dr. Carmen Fong, FACS menjelaskan bahwa usus besar memiliki fungsi menyerap air dari sisa makanan.

Semakin lama feses tertahan di usus besar, semakin banyak air yang diserap. Akibatnya, tekstur feses menjadi lebih kering, keras, dan sulit dikeluarkan.

"Menahannya terlalu sering menyebabkan siklus sembelit, tubuh mulai mengabaikan sinyal buang air besar sama sekali, yang menyebabkan penumpukan tinja di usus besar," kata Dr. Fong.

Kondisi ini membuat proses BAB berikutnya terasa lebih berat dan tidak nyaman.

Bisa Menyebabkan Konstipasi Kronis

Kebiasaan menahan BAB dalam jangka panjang dapat memicu konstipasi atau sembelit.

Konstipasi ditandai dengan frekuensi BAB yang lebih jarang dari biasanya disertai feses yang keras atau kering. Jika terus berlanjut, kondisi ini dapat berkembang menjadi konstipasi kronis yang membutuhkan penanganan medis.

Sensitivitas Rektum Bisa Berkurang

Selain membuat feses mengeras, menahan BAB juga dapat memengaruhi fungsi normal rektum.

Menurut Dr. Rao, rektum dapat meregang apabila seseorang terus-menerus mengabaikan dorongan BAB. Kondisi tersebut membuat sensitivitas rektum terhadap sinyal buang air besar menjadi berkurang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: EatingWell

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sering Menahan BAB? Kebiasaan Ini Bisa Sebabkan Wasir hingga Gangguan Fungsi Usus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!