INDOZONE.ID - Di satu malam istimewa, Borobudur, situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu ikon budaya Indonesia, mendadak gemerlap dan disulap jadi panggung runway.
Pesta fashion parade Modinity yang sangat memukau telah dimulai.
Diintip dari Instagram resmi Buttonscarves, malam itu, Sabtu 17 Januari 2026, suasana Borobudur terasa syahdu dan menjadi saksi perjalanan bertumbuhnya salah satu pemangku fashion Tanah Air.
Modinity Fashion Parade 2026 menampilkan karya terbaik dari Buttonscarves, Benang Jarum, Nada Puspita, Zyta Delia, CALLA, dan Rizman Ruzaini, dengan Buttonscarves Beauty.
Bahkan Yura Yunita, Marcell Siahaan, dan Katon Bagaskara turut hadir mengiringi jalannya runway, menciptakan suasana yang selaras dengan keseluruhan konsep acara.
Baca juga: 10 Outfit Padel yang Stylish, Auto Keren di Lapangan Tanpa Ribet!
Candi Borobudur tidak hanya berperan sebagai latar, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman yang memberi makna dan kesinambungan pada pertunjukan.
Masing-masing desainer membawakan karya terbaiknya yang terinspirasi dari pendekatan storytelling yang memadukan warisan masa lalu dengan arah masa depan.
Infinite Wonders
Fashion parade yang mengusung tema “Infinite Wonders” ini mempertemukan fashion, budaya, dan komunitas dalam satu ruang dengan nilai sejarah yang tinggi.
Lebih dari 200 model dan hampir 1.000 tamu undangan dilibatkan dalam event ini.
Acara ini juga merefleksikan keyakinan bahwa fashion dapat menjadi sebuah dialog yang terus berkembang, dibentuk oleh keahlian, kesinambungan, dan kehadiran budaya yang abadi.
Baca juga: Kabar Duka, Desainer Legendaris Valentino Garavani Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
CEO Modinity Group Linda Anggrea, mengatakan, rangkaian fashion parade di awal tahun 2026 ini jadi bagian penting dari perjalanannya dalam membangun ekosistem fashion yang berkelanjutan.
Di sinilah ruang para desainer lokal untuk bertumbuh.
“Kami berkembang bersama, tetap berpegang pada nilai dan komunitas yang telah dibangun. Tahun ini terasa berbeda karena Borobudur memberi konteks yang lebih kuat bagi cerita yang ingin kami sampaikan,” ujar Linda saat dihubungi Indozone, Rabu (21/1/2026).
Panggung Runway Jadi Pusat Perhatian
Runway menjadi pusat perhatian malam itu. Langkah dan tampilan para model membawa karakter, detail dan rasa percaya diri di atas panggung yang penuh makna.
Setiap koleksi dari para desainer semuanya nampak terasa hidup. Di panggung ini, rangkaian looks understanded tampil mengesankan.
Semua koleksi terlihat elegan dan natural, serta nuansanya tenang.
Baca juga: Mengintip Bali Fashion Trend, Panggung Mode Dunia Bernuansa Budaya Indonesia
Sama seperti suasana Borobudur di malam itu, sentuhannya langsung menyatu dengan cerita masing-masing karya busana, hijab, tas, sepatu sampai look makeup para model.
Ke-6 desainer sangat sukses membawa ceritanya masing-masing di 2026 ini.
Zyta Delia salah satunya yang mengungkap rasa bangganya bisa ikutan menggelar fashion parade di Borobudur ini.
“Menyesuaikan, menyempurnakan, menemukan aliran yang sempurna setiap detailnya dan di sinilah cerita dimulai, jauh sebelum runway,” ungkapnya di laman Instagram @zytadeliaofficial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara, Instagram @buttonscarves, Instagram @zytadeliaofficial