INDOZONE.ID - Lebaran memang identik dengan baju baru sebagai simbol kembali ke fitrah. Tapi di tahun 2026, cara pandang soal outfit Lebaran mulai berubah, terutama di kalangan Gen Z dan milenial.
Hal ini terungkap dari riset terbaru yang dilakukan oleh Populix terhadap 1.000 responden.
Tak Harus Baru, Asal Kompak
Menurut Susan Adi Putra, meskipun masih ada yang mengaitkan Idulfitri dengan baju baru, mayoritas anak muda sekarang justru lebih fleksibel.
Baca juga: Tips Memilih Pakaian Mudik yang Nyaman: Menyerap Keringat dan Tetap Stylish
Mereka nggak lagi merasa harus selalu beli baju baru setiap Lebaran. Sekitar 30% responden lebih mementingkan kelayakan pakaian yang dimiliki, sementara 26% lainnya memilih beli baru hanya kalau kondisi keuangan memungkinkan. Artinya, keputusan membeli outfit sekarang lebih realistis dan nggak dipaksakan.
Menariknya, tren yang justru semakin naik adalah baju serasi atau outfit kembar bersama keluarga. Sekitar 7 dari 10 keluarga di Indonesia berencana memakai baju senada saat Lebaran.
Dari jumlah itu, ada yang memilih kompak dengan keluarga besar, tapi ada juga yang cukup dengan keluarga inti saja. Selain jadi simbol kebersamaan, baju serasi juga membuat momen foto Lebaran terlihat lebih rapi dan estetik.
Soal inspirasi outfit, media sosial masih jadi sumber utama. Sebanyak 82% responden mengaku mencari refernsi baju Lebaran dari platform digital, sementara 39% lainnya terinspirasi dari live streaming.
Hal ini semakin menegaskan jika tren fashion sekarang memang banyak dipengaruhi oleh konten online, mulai dari influencer hingga brand yang aktif promosi di media sosial.
Baca juga: Tips Mix and Match Baju Mudik yang Nyaman, Biar Tetap On Point Sepanjang Jalan!
Tampil Minimalis Jadi Pilihan
Dari segi gaya, tren tahun ini cenderung lebih minimalis dan simpel. Gen Z dan milenial lebih suka outfit dengan potongan clean dan warna-warna netral yang nggak terlalu mencolok.
Selain terlihat rapi, gaya seperti ini juga lebih fleksibel karena bisa dipakai lagi di acara lain, jadi nggak cuma sekali pakai saat Lebaran.
Soal warna, ada sedikit perbedaan preferensi. Perempuan umumnya memilih warna earth tone seperti beige, olive, khaki, dan cokelat, serta warna pastel yang lembut. Sementara laki-laki lebih condong ke warna putih, lalu diikuti warna netral seperti hitam atau tone yang lebih gelap.
Untuk budget, mayoritas responden mengalokasikan sekitar Rp500 ribu atau kurang untuk satu set baju Lebaran. Namun, milenial cenderung punya anggaran lebih besar dibanding Gen Z, bahkan ada yang sampai lebih dari Rp1 juta.
Dari hasil riset ini, terlihat jika makna baju Lebaran sekarang sudah lebih fleksibel dan nggak kaku seperti dulu.
Baca juga: Elzatta Luncurkan Koleksi Sarimbit Raya untuk Laebaran 2026
Nggak harus selalu baru, yang penting tetap rapi, nyaman, dan sesuai kondisi. Tentu yang paling utama, outfit tetap bisa menunjang momen kebersamaan bersama keluarga di hari yang spesial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release