Kamis, 09 APRIL 2026 • 11:50 WIB

7 Cara Cuci Baju Thrifting Agar Bersih Total dan Nggak Bau Apek Lagi

Author

ilustrasi memilih baju Thrifting (freepik)

INDOZONE.ID - Baju thrifting memang punya daya tarik sendiri. Tapi, soal kebersihannya juga nggak boleh dianggap sepele. 

Nah, kebanyakan orang langsung pakai setelah dicuci biasa. Padahal, itu belum tentu cukup untuk menghilangkan kuman dan bau apek dari baju thrifting

Kalau salah cara, justru bau apek dari baju thrifting bisa makin nempel dan susah hilang.

Nah, biar tetap aman dan nyaman dipakai, ini beberapa cara cuci baju thrifting yang wajib kamu tahu.

Cara Cuci Baju Thrifting Agar Gak Bau Apek

Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencuci baju thrifting agar bersih total dan nggak bau apek lagi.

1. Pisahkan dan Cek Kondisi Baju Sejak Awal

Begitu sampai di rumah, jangan langsung mencampur baju thrift dengan cucian lain.

Pisahkan dulu dan periksa kondisinya, mulai dari noda, bau, hingga jenis bahan.

Langkah ini penting supaya kamu tahu perlakuan yang tepat untuk tiap pakaian.

Selain itu, ini juga mencegah kemungkinan kuman berpindah ke pakaian lain.

2. Rendam dengan Air Panas dan Antiseptik

Mencuci biasa sering kali belum cukup untuk “membersihkan” baju thrift secara menyeluruh.

Coba rendam baju dengan air panas (sekitar 60°C jika bahan memungkinkan) yang dicampur antiseptik atau cairan khusus laundry.

Proses ini membantu membunuh bakteri, jamur, dan tungau yang mungkin masih menempel.

Kalau bahannya sensitif, gunakan air hangat dan antiseptik yang lebih ringan agar tidak merusak serat kain.

3. Atasi Noda Membandel secara Khusus

Baju thrift sering punya noda yang sudah lama menempel.

Kamu jangan langsung disikat keras karena bisa merusak kain, apalagi untuk bahan vintage.

Gunakan sabun khusus atau campuran baking soda dan sedikit deterjen, lalu gosok perlahan di bagian noda.

Baca juga: Fenomena Fashion Thrifting yang Kembali Viral, Tren Baru di Kalangan Milenial dan Gen Z

Diamkan beberapa menit sebelum dibilas agar hasilnya lebih maksimal tanpa merusak tekstur.

4. Cuci Ulang dengan Deterjen yang Tepat

Setelah proses perendaman, lanjutkan dengan mencuci seperti biasa, tapi pilih deterjen yang lembut dan tidak terlalu keras.

Hal ini penting untuk menjaga kualitas kain, terutama jika kamu mendapatkan item vintage yang sudah berusia lama.

Pastikan semua sisa sabun dan antiseptik benar-benar terbilas agar tidak meninggalkan residu.

5. Hilangkan Bau Apek dengan Cara Aman

Bau khas “karung baju impor” sering jadi tantangan terbesar.

Nah, untuk mengatasinya, kamu bisa menambahkan baking soda yang sudah dicampurkan air hinggal menjadi pasta ketika sedang mencuci.

Bahan ini efektif mengurangi bau tanpa merusak kain.

Hindari penggunaan pewangi berlebihan karena hanya menutupi bau, bukan menghilangkannya.

6. Keringkan dengan Sinar Matahari

Menjemur di bawah sinar matahari langsung adalah cara alami untuk membunuh sisa bakteri sekaligus menghilangkan bau.

Baca juga: Tren Jualan Baju Bekas Thrifting Impor Ilegal Disebut Bakal Rusak Keunikan Fashion Lokal

Sinar UV membantu proses sterilisasi tambahan yang tidak bisa didapat dari mesin cuci. 

Pastikan baju benar-benar kering sebelum disimpan agar tidak lembap dan berjamur.

7. Setrika atau Steam untuk Finishing

Langkah terakhir yang sering dilewatkan adalah menyetrika atau menggunakan steamer.

Panas dari proses ini bisa membantu membunuh sisa mikroorganisme sekaligus membuat pakaian terlihat lebih rapi.

Selain itu, ini juga membantu menghilangkan bau yang mungkin masih tersis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Good Trade

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU