Rabu, 22 JULI 2026 • 13:50 WIB

Kostum Shakira di Final Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan, Terinspirasi Senja Miami hingga Meksiko

Author

Detail kostum Shakira di Final Piala Dunia 2026 (Instagram/swarovsk)

INDOZONE.ID - Penampilan Shakira di halftime show Final Piala Dunia 2026 tak hanya memukau lewat aksi panggungnya, tetapi juga lewat kostum yang dikenakannya. 

Penyanyi asal Kolombia itu tampil mengenakan busana penuh warna yang terinspirasi dari suasana senja di Miami Beach dan Mexico City.

Dalam pertunjukan yang digelar di MetLife Stadium pada Minggu (13/7), Shakira membawakan lagu "Dai Dai", lagu resmi Piala Dunia 2026, bersama Burna Boy.

Penampilannya semakin mencuri perhatian berkat kostum rancangan rumah mode Roberto Cavalli yang dihiasi lebih dari 200 ribu kristal Swarovski.

Busana tersebut dirancang khusus oleh Direktur Kreatif Roberto Cavalli, Fausto Puglisi. Kostumnya berupa bodysuit dengan detail tali di bagian depan dan potongan pada sisi tubuh, dipadukan dengan rok panjang dari lembaran sifon berwarna merah muda dan kuning yang bergerak mengikuti setiap gerakan tari Shakira.

Tak hanya tampil mencolok, pengerjaan kostum ini juga membutuhkan ketelitian tinggi. Swarovski mengungkapkan bahwa seluruh kristal dijahit dengan tangan selama sekitar 120 jam dalam kurun waktu dua minggu.

Baca juga: Shakira 'Clash of Champions' Minta Maaf usai Singgung Anak Autis saat Tegur Maxwell, Sandy dan Axel

Terinspirasi Warna Senja

Kostum Shakira di Final Piala Dunia 2026 (Instagram/swarovski)

Fausto Puglisi mengungkapkan bahwa inspirasi utama kostum tersebut berasal dari perpaduan warna yang ia temukan di sebuah sudut kawasan La Condesa, Mexico City.

Menurutnya, kombinasi warna merah muda, kuning cerah, dan oranye senja menggambarkan semangat budaya Amerika Latin yang penuh energi, kebebasan, dan keceriaan.

Ia ingin menghadirkan karakter yang berani, emosional, sekaligus hidup melalui kostum tersebut. Puglisi pun menilai Shakira mampu mewakili semangat itu dengan sempurna di atas panggung.

Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Kini

Nostalgia sama penampilan Shakira di tahun 2010 (Page Six)

Kostum yang dikenakan Shakira juga memiliki makna khusus. Busana tersebut menjadi penghormatan terhadap penampilannya di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan saat membawakan lagu ikonik "Waka Waka (This Time for Africa)".

Kala itu, Shakira juga mengenakan rancangan Roberto Cavalli, yang saat itu masih dipimpin oleh pendirinya, Roberto Cavalli. Setelah sang desainer wafat pada April 2024, posisi Direktur Kreatif diteruskan oleh Fausto Puglisi.

Shakira menyebut penampilannya di Final Piala Dunia 2026 sebagai momen yang "full circle". Menurutnya, pilihan warna pada kostum kali ini sengaja dibuat mirip dengan busana yang ia kenakan pada 2010 sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan kariernya sekaligus simbol menatap masa depan.

Baca juga: Kisah Wellah Hatta, Perempuan Indonesia yang Jadi Stage Manager Final Piala Dunia 2026

Detail Penampilan yang Mencuri Perhatian

Detail kostum Shakira di Final Piala Dunia 2026 (Instagram/swarovsk)

Selama sebagian besar pertunjukan, Shakira tampil tanpa alas kaki. Menjelang penampilan penutup, ia mengganti tampilannya dengan sepatu bot berwarna merah muda dan kuning yang senada dengan kostumnya, serta kacamata hitam emas bertabur kristal Swarovski.

Sebanyak 34 penari latar yang mendampinginya juga mengenakan busana Roberto Cavalli dengan palet warna senja yang serasi. Perpaduan kostum para penari dan tata panggung membuat penampilan halftime show Final Piala Dunia 2026 terasa semakin meriah dan penuh warna.

Melalui kostum ini, Shakira tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik yang spektakuler, tetapi juga menyampaikan cerita tentang identitas, perjalanan karier, dan penghormatan terhadap penampilan ikoniknya di Piala Dunia 2010.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Page Six, Instagram/shakira

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU