Ilustrasi pertemanan lawan jenis (freepik).
INDOZONE.ID - Kamu pasti pernah mendengar ungkapan seperti, “Pertemanan antara cewek dan cowok pasti bakal ada yang suka suatu saat nanti.”
Tapi, benarkah bahwa sahabatan antara lawan jenis pasti berakhir dengan perasaan cinta atau tertarik?
Artikel ini bakal kupas sekaligus bahas penelitian internasional supaya nggak cuma “katanya”.
Ternyata, jawabannya bisa iya, tapi juga enggak mutlak.
Sahabatan antara cewek dan cowok bisa tetap platonic friendship alias murni teman, tapi ada banyak faktor yang bikin perjalanan pertemanan ini nggak selalu mulus.
Baca juga: Cara Kenali Minat dan Bakat Anak Sejak Dini Biar Masa Depannya Makin Terarah
Beberapa riset bilang, meskipun 83% orang percaya “men and women can be just friends”, kenyataannya ada perbedaan cara pandang antara pria dan wanita soal pertemanan lawan jenis.
Misalnya, studi dari University of Wisconsin–Eau Claire menunjukkan bahwa pria lebih sering merasa tertarik pada teman wanitanya, bahkan kadang mereka salah sangka kalau teman wanitanya punya perasaan yang sama.
Sedangkan wanita cenderung lebih realistis menilai batasan pertemanan.
Jadi intinya, sahabatan cewek–cowok bisa saja tanpa perasaan romantis, tapi nggak bisa dijamin selalu aman tanpa “komplikasi” di tengah jalan.
Beberapa kondisi yang bikin pertemanan cewek–cowok tetap murni sahabat antara lain:
Baca juga: Mana yang Lebih Baik, Nikah Dulu atau Mapan Dulu?
Kalau keduanya komunikasi terbuka bahwa mereka cuma teman, tanpa agenda romantis, peluang “terjebak” perasaan bisa lebih kecil. Psychology Today bilang, komunikasi jujur itu kunci banget untuk menjaga pertemanan tetap sehat.
Misalnya berteman karena hobi, kerjaan, atau komunitas tertentu, bukan karena harapan “jadi pacar” sejak awal. Kalau tujuannya jelas, fokus pertemanan juga lebih terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber