Ilustrasi dijauhi orang lain. (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah ngobrol sama seseorang yang baru buka mulut beberapa menit aja udah bikin capek? Topiknya bukan cuma berat, tapi isinya juga penuh keluhan, komentar sinis, dan energi negatif.
Tanpa disadari, kebiasaan seperti ini ternyata bisa membuat seseorang terlihat membosankan di mata orang lain.
Bukan karena mereka tidak pintar atau tidak seru, tetapi karena cara mereka merespons sesuatu sering bikin suasana jadi “dingin” dan tidak nyaman.
Ada tipe orang yang hampir selalu menemukan sisi buruk dari apapun.
Baca juga: Aksi Heroik Fotografer Ini Padamkan Kompor Gas yang Terbakar Banjir Apresiasi Warganet
Saat diajak ngomong soal liburan, yang dibahas malah macetnya. Ketika teman cerita antusias soal konser atau taman hiburan, responsnya justru, “Ah, mahal”, “Pasti penuh”, atau “Ih, capek banget”.
Sekali dua kali mungkin masih wajar. Tapi kalau hampir setiap obrolan selalu dipenuhi keluhan, orang lain lama-lama bisa malas melanjutkan percakapan. Bukannya merasa menyenangkan, lawan bicara malah ikut kehabisan energi.
Banyak orang tidak sadar kalau cara bicara punya pengaruh besar terhadap suasana sosial.
Orang yang terlalu sering fokus pada hal negatif cenderung membuat obrolan terasa monoton dan berat.
Baca juga: Perbedaan Explanation Text dan Procedure Text dalam Bahasa Inggris
Akibatnya, percakapan jadi tidak hidup dan sulit berkembang ke arah yang lebih seru. Padahal, orang-orang biasanya lebih nyaman berada di dekat sosok yang bisa membawa vibe santai, hangat, dan menyenangkan.
Bukan berarti harus selalu ceria 24 jam. Namun, kalau semua hal terus dilihat dari sisi buruknya, orang lain juga akan merasa lelah secara emosional.
Tanpa sadar, beberapa kebiasaan ini sering bikin seseorang dijauhi dalam pergaulan:
Baca juga: 5 Cara Gak Minder Kerja Bareng Orang yang Lebih Jago
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychologytoday.com