Ilustrasi Perbedaan Regular dan Irregular Verb Beserta Contoh Soalnya (freepik/magnific.com)
INDOZONE.ID - Kata kerja dalam bahasa Inggris terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu regular verb dan irregular verb. Mengetahui perbedaan regular dan irregular verb adalah langkah krusial, karena kata kerja akan mengalami perubahan bentuk sesuai dengan waktu dan kondisi penggunaannya.
Agar Anda tidak lagi melakukan kesalahan penggunaan tata bahasa, INDOZONE telah merangkum perbedaan dari kedua bentuk kata kerja ini.
Baca juga: 100 Daftar Kata Kerja dalam Bahasa Inggris (Verb): Fungsi dan Perubahan Bentuk
Regular verb adalah bentuk kata kerja beraturan yang memiliki aturan pasti dan pola tetap untuk membentuk kata kerja lampau (simple past tense) dan past participle. Aturan utama dari pembentukan kata kerja ini sangat sederhana, yakni Anda hanya perlu menambahkan akhiran "-ed" atau "-d" pada kata dasar (bare verb).
Meski terlihat seragam, ada beberapa aturan khusus mengenai penambahan akhiran pada regular verb yang bisa diamati dari susunan huruf akhirnya:
Jika regular verb sangat beraturan, irregular verb adalah kebalikannya. Irregular verb merupakan kata kerja tidak beraturan yang tidak memiliki bentuk pasti atau rumus yang bisa dijadikan panduan.
Kata kerja kelompok ini tidak diakhiri dengan imbuhan "-d" atau "-ed" saat diubah ke bentuk lampau. Bahkan, keseluruhan kata bisa berubah total, yang menjadikannya sebagai bagian dari tata bahasa Inggris yang paling menantang untuk diingat.
Untuk mempermudah proses menghafal, irregular verb dibagi menjadi tiga kelompok utama:
Dalam istilah linguistik, salah satu cara mengatur irregular verb adalah melihatnya sebagai kelompok strong verb (kata kerja kuat). Strong verb biasanya ditandai dengan tidak adanya akhiran yang berbeda, melainkan hanya bunyi huruf vokal yang diubah, seperti kata give yang berubah menjadi gave.
Baca juga: Verb dalam Bahasa Inggris: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Contohnya untuk Pemula
Untuk mempermudah pemahaman Anda, berikut adalah tabel ringkasan mengenai perbedaan antara regular verb dan irregular verb berdasarkan ciri-ciri dan polanya:
| Indikator Perbedaan | Regular Verb | Irregular Verb |
| Rumus Pembentukan | Memiliki pola pasti (Kata dasar + d/ed) | Tidak beraturan dan tidak memiliki rumus pasti |
| Akhiran Kata (V2 & V3) | Selalu berakhiran "-ed" atau "-d" | Memiliki formula sendiri, tidak berakhiran "-ed" |
| Perbedaan Present & Past | Perbedaan bentuk dasar dan lampaunya sangat jelas terlihat | Perbedaannya bervariasi; bisa berubah total, bisa juga tidak berubah sama sekali (cut - cut - cut) |
Irregular verb dinilai sulit karena perubahannya sangat tidak beraturan dan tidak bisa dicari rumusan pastinya untuk memudahkan hafalan. Tidak ada pola akhiran seragam layaknya regular verb. Oleh karena itu, cara paling jitu untuk menguasainya adalah dengan menghafal dan sering berlatih membaca serta merangkai kalimat.
Ya, kata kerja lemah (weak verb) umumnya memiliki imbuhan "d", "ed", atau "t" di akhir kata ketika berubah bentuk, tanpa ada perubahan bunyi vokal pada dasar kata. Mengelompokkan kata menjadi kuat atau lemah dapat mempermudah kita mengingat perubahan bentuk lampau.
Baca juga: Irregular Verb dalam Bahasa Inggris: Pengertian, Aturan, dan Contoh yang Perlu Dipahami
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber