Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 24 JANUARI 2020 • 11:10 WIB

Penyebab Sesak Napas dan Cara Mengatasinya

Penyebab Sesak Napas dan Cara MengatasinyaIlustrasi sesak napas (medicalnewstoday.com)

Sesak napas bisa terjadi pada siapa saja, baik orang tua maupun anak muda, dan dapat menyerang secara tiba-tiba.

Munculnya sesak napas biasa ditandai dengan jantung berdebar, kulit menjadi pucat, dan demam.

Umumnya, sesak napas disebabkan karena perubahan cuaca atau kondisi medis tertentu.

Penyebab Sesak Napas

Ilustrasi sesak napas (medicalnewstoday.com)

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan seseorang mengalami sesak napas, antara lain:

  • Faktor obesitas
  • Berolahraga terlalu berat
  • Berada di suhu ekstrem atau daerah dingin
  • Alergi, misalnya karena debu, polusi, bulu hewan peliharaan, asap rokok
  • Tekanan darah rendah
  • Keracunan karbon monoksida
  • Tanda penyakit seperti asma, sinusitis, tuberkulosis, anemia, pneumonia, kanker paru-paru, dan jantung
     

Dalam beberapa kasus, sesak napas juga kerap dialami oleh penderita sakit maag.

Jika sesak napas tidak segera ditangani dalam jangka panjang, maka bisa menjadi penyakit kronis.

Untuk itu, pemeriksaan fisik dan berbagai tes perlu dilakukan agar tidak salah mendiagnosa penyebab sesak napas.

Contohnya, tes darah jika ada kemungkinan alergi, foto rontgen atau CT-scan, dan tes pernapasan spirometri.

Cara Mengatasi Sesak Napas

Ketika kamu tiba-tiba sesak napas, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, sebagai berikut:

  • Ubah Posisi
     

    Ilustrasi posisi duduk saat sesak napas (medicalnewstoday.com)

Pertolongan pertama untuk mengatasi sesak napas yaitu mengubah posisi yang dapat menenangkan tubuh.

Misalnya, duduk dengan menyenderkan kepala ke meja, berdiri sambil bersandar, dan berbaring.

Namun, jika kondisi sesak napas semakin parah, segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter.

  • Hindari Hal Pemicu Sesak Napas
     

    Ilustrasi alergi debu penyebab sesak napas (schoolmum.net)

Kamu selalu sesak napas saat bersinggungan atau bersentuhan dengan suatu benda?

Jika iya, kemungkinan besar penyebab sesak napas kamu selama ini dikarenakan alergi.

Coba lakukan tes darah untuk mengetahui apakah kamu memang terindikasi memiliki alergi atau tidak.

Entah itu alergi karena debu, asap rokok, polusi udara, bulu hewan, serbuk sari, atau lainnya.

Apabila hasil menunjukkan positif alergi, hindarilah hal pemicu sesak napas karena alergi tersebut.

  • Pursed Lip Breathing
     

    Ilustrasi pursed lip breathing (medicalnewstoday.com)

Cara sederhana mengendalikan sesak napas adalah pursed lip breathing melalui mulut.

Mungkin terdengar asing ya istilah pursed lip breathing? Namun, kamu pasti pernah melakukannya.

Pursed lip breathing merupakan teknik pernapasan saat menarik napas melalui hidung dan dihembuskan melalui mulut.

Dengan cara ini, laju pernapasan perlahan akan melambat dan efektif mengurangi sesak napas.

  • Minum Air Jahe Hangat
     

    Ilustrasi air jahe hangat (Unsplash/@dominikmartin)

Konsumsi jahe segar dengan air hangat dapat membantu mengatasi sesak napas yang datang tiba-tiba.

Studi menunjukkan bahwa air jahe hangat efektif melawan virus infeksi pernapasan penyebab sesak napas.

  • Oleskan Minyak Esensial
     

    Ilustrasi minyak esensial (Unsplash/@christinhumephoto)

Minyak esensial eucalyptus atau lebih dikenal minyak kayu putih dipercaya ampuh mengurangi sesak napas.

Caranya, cukup oleskan minyak esensial ke bagian dada dan perut. Perlahan, sesak napas pun akan berkurang. 

Aroma minyak esensial ini juga membuat kamu menjadi lebih rileks.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
BERITA TERBARU

Penyebab Sesak Napas dan Cara Mengatasinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!