INDOZONE.ID - Kisah inspiratif datang dari Paulus Gregorius Afrizal, seorang pelajar asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berhasil lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional.
Di balik prestasinya, ada perjuangan luar biasa yang ia lakukan, mulai dari berjualan pentol hingga menjadi tukang ojek demi mengumpulkan biaya keberangkatan ke Jakarta.
Ibunda Afril, Magdalena Juliana (40), mengaku bangga sekaligus terharu melihat kegigihan putra sulungnya.
Baca juga: Buku Selangkah di Belakang Mbak Tutut, Kisah Perjuangan Putri Sulung Soeharto
Terlahir dari keluarga sederhana, Afril mendapat dukungan penuh dari sang ibu. Namun, saat Afril dinyatakan lolos seleksi nasional, Juliana sempat bingung karena tidak memiliki dana yang cukup.
"Malam itu saya bilang ke Afril 'Kita tidak punya lagi apa-apa yang bisa dijual. Biar mama jual kompor saja'. Besok paginya saya antar dia ke sekolah, lalu saya ke teman untuk menawarkan kompor," cerita Juliana dengan suara bergetar.
Kegigihan Afril tidak kalah hebat dari ibunya. Selain fokus pada latihan Paskibraka, ia juga membantu orang tua.
Sepulang sekolah, Afril berjualan bakso pentol dan jagung bakar. Ia bahkan menjadi tukang ojek untuk menambah penghasilan keluarga. Semua itu ia lakukan sembari membagi waktu untuk belajar dan latihan.
Baca juga: Di Balik Warisan Mie Soun Tulung, Kisah Perjuangan Hidup Sebuah Desa Melawan Zaman
Meski sibuk, Afril tetap berprestasi di sekolah, selalu masuk peringkat 5 besar. Ia juga dikenal sebagai atlet karate.
Menjelang keberangkatannya ke Kupang, Juliana juga mendapat uluran tangan dari Kesbangpol Sikka sebesar Rp500 ribu, dan harus meminjam uang serta menggadaikan ponsel milik adiknya.
Kisah perjuangan Paulus Gregorius Afrizal menjadi bukti bahwa tekad dan semangat pantang menyerah bisa mewujudkan mimpi, seberat apa pun tantangannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/smakfrateranmaumere