Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 08:29 WIB

Kapan Idul Adha 2026? Ini Tanggal, Jadwal Puasa Arafah, dan Hari Liburnya

Author

Ilustrasi. Mempersiapkan seekor sapi besar berwarna cokelat untuk prosesi penyembelihan pada kurban Idul Adha. (Nano Banana)

INDOZONE.ID - Setiap tahunnya, umat Muslim di seluruh dunia menantikan kehadiran bulan Dzulhijjah, sebuah bulan yang membawa narasi tentang pengorbanan, ketaatan, dan keberkahan. Namun, bagi masyarakat modern yang dinamis, pertanyaan fundamental yang selalu muncul jauh-jauh hari adalah: kapan Idul Adha 2026 akan dirayakan? 

Pertanyaan ini bukan sekadar tentang penentuan hari raya, melainkan juga terkait dengan perencanaan ibadah kurban, pengaturan jadwal puasa sunnah, hingga penyusunan rencana libur panjang bersama keluarga. Artikel ini akan membedah secara mendalam jadwal Idul Adha 1447 Hijriah berdasarkan kalender astronomi, prediksi pemerintah, serta ketetapan organisasi kemasyarakatan, guna memberikan gambaran utuh bagi Anda yang ingin mempersiapkan momen sakral ini dengan matang.

Idul Adha 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa?

Menentukan tanggal hari raya dalam kalender Islam selalu memiliki keunikan tersendiri karena berbasis pada siklus bulan (qamariyah). Berdasarkan proyeksi astronomi dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, Hari Raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah diprediksi jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Secara historis, penentuan ini merujuk pada posisi hilal yang dihitung secara cermat. Jika proyeksi ini tepat, maka umat Muslim di Indonesia akan merayakan Lebaran Haji di penghujung bulan Mei, memberikan suasana yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang sering jatuh di pertengahan tahun. Ketepatan waktu ini menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah Haji di tanah suci dan penyembelihan hewan kurban di tanah air.

Baca juga: 17 Caption Idul Adha dalam Bahasa Inggris yang Estetik, Bikin Feed Makin Keren dan Bermakna

Penjelasan Penetapan 10 Dzulhijjah dalam Kalender Hijriah

Berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis matahari (syamsiyah) dengan durasi 365-366 hari setahun, kalender Hijriah hanya memiliki durasi 354-355 hari. Inilah penyebab mengapa hari raya Islam selalu maju sekitar 10 hingga 11 hari setiap tahunnya dalam penanggalan Masehi.

Penetapan 10 Dzulhijjah tidak bisa dilepaskan dari pengamatan hilal untuk menentukan awal bulan Dzulhijjah (1 Dzulhijjah). Dalam disiplin ilmu falak, penentuan ini menggunakan dua metode utama: Hisab (perhitungan matematis-astronomis) dan Rukyat (pengamatan fisik hilal).

Sebagaimana dijelaskan dalam buku Ilmu Falak: Teori dan Aplikasi karya Dr. Encep Moh. Bayu, penentuan awal bulan kamariah merupakan perpaduan antara ketaatan pada teks agama dan kemajuan sains astronomi untuk meminimalisir kesalahan dalam penentuan waktu ibadah.

Perkiraan Tanggal Idul Adha 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Di Indonesia, terdapat dua acuan besar yang sering diikuti masyarakat, yaitu versi Pemerintah melalui Kemenag dan versi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Menariknya, untuk tahun 2026, kedua pihak diprediksi akan memiliki kesamaan tanggal dalam merayakan Idul Adha.

1. Prediksi Pemerintah (Kemenag RI)
Kemenag menyusun Kalender Hijriah melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Berdasarkan rujukan astronomi nasional, 10 Dzulhijjah 1447 H diprediksi jatuh pada 27 Mei 2026. Namun, sesuai tradisi dan regulasi yang berlaku, Pemerintah tetap akan melakukan Sidang Isbat di akhir bulan Dzulqa'dah untuk mengonfirmasi posisi hilal secara faktual.

2. Ketetapan Muhammadiyah
Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal melalui sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Dalam maklumat resminya, Muhammadiyah menetapkan bahwa 10 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Keunggulan metode ini adalah kemampuannya memberikan kepastian tanggal jauh-jauh hari, sehingga warga Muhammadiyah dan masyarakat umum bisa melakukan persiapan lebih dini.

"Keseragaman dalam menentukan hari raya bukan hanya soal angka di kalender, melainkan manifestasi dari persatuan umat dalam menjalankan syariat secara kolektif." (Analisis pakar astronomi Islam).

Kapan Puasa Arafah 2026 Dilaksanakan?

Sebelum merayakan hari besar, umat Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah Haji disunnahkan untuk menjalankan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Puasa Arafah memiliki keutamaan yang luar biasa, yakni dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.

Berdasarkan prediksi Idul Adha pada 27 Mei 2026, maka jadwal puasa sunnah adalah sebagai berikut:

Jenis Ibadah Tanggal Hijriah Prediksi Tanggal Masehi
Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah 1447 H Senin, 25 Mei 2026
Puasa Arafah 9 Dzulhijjah 1447 H Selasa, 26 Mei 2026
Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H Rabu, 27 Mei 2026

Jadwal Hari Tasyrik 2026 dan Larangan Berpuasa

Setelah hari raya Idul Adha, terdapat hari-hari yang dikenal sebagai Hari Tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada hari-hari ini, umat Muslim dilarang (haram) untuk berpuasa karena merupakan waktu untuk makan, minum, dan menyembelih hewan kurban.

Berikut adalah estimasi jadwal Hari Tasyrik 2026:

  • 11 Dzulhijjah 1447 H: Kamis, 28 Mei 2026
  • 12 Dzulhijjah 1447 H: Jumat, 29 Mei 2026
  • 13 Dzulhijjah 1447 H: Sabtu, 30 Mei 2026

Bagi masyarakat yang hendak berkurban, penyembelihan dapat dilakukan mulai setelah salat Idul Adha pada 27 Mei hingga matahari terbenam pada tanggal 30 Mei 2026.

Baca juga: Niat Sholat Idul Adha, Lengkap dengan Panduan dan Keutamaannya

Apakah Idul Adha 2026 Termasuk Libur Nasional?

Informasi mengenai hari libur sangat dinantikan untuk keperluan mudik atau liburan keluarga. Pemerintah Indonesia telah mengatur hal ini melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Berdasarkan SKB tersebut, jadwal libur Idul Adha 2026 adalah:

  • Rabu, 27 Mei 2026: Hari Libur Nasional Idul Adha 1447 H.
  • Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Idul Adha 1447 H.

Dengan adanya cuti bersama pada hari Kamis, masyarakat memiliki kesempatan untuk menikmati long weekend jika mengambil cuti tambahan pada hari Jumat, atau sekadar menikmati waktu istirahat yang lebih panjang untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Makna dan Sejarah Hari Raya Idul Adha

Secara historis, Idul Adha adalah monumen pengingat atas peristiwa besar yang melibatkan Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS. Ketaatan tanpa syarat Nabi Ibrahim saat diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih Ismail adalah puncak dari loyalitas seorang hamba. Peristiwa yang kemudian digantikan dengan seekor domba besar ini menjadi asal-usul syariat kurban.

Dalam jurnal Theology and Society, makna kurban (Qurban) yang berarti "mendekat" menyiratkan bahwa setiap harta yang kita keluarkan untuk berkurban adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta sekaligus mendekatkan hubungan sosial antarmanusia melalui distribusi daging kurban kepada yang membutuhkan. Di era modern, Idul Adha juga mengajarkan kita tentang ketahanan pangan dan kepedulian sosial yang inklusif.

FAQ: Pertanyaan Seputar Idul Adha 2026

Q: Kapan tepatnya Idul Adha 2026?
A:Berdasarkan Kalender Hijriah Kemenag dan Muhammadiyah, Idul Adha diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Q: Apakah ada potensi perbedaan tanggal Idul Adha tahun 2026?
A: Kecil kemungkinan terjadi perbedaan karena posisi hilal diprediksi sudah cukup tinggi di atas ufuk pada saat pemantauan, namun kepastian tetap menunggu Sidang Isbat pemerintah.

Q: Berapa hari libur untuk Idul Adha 2026? 
Terdapat dua hari libur resmi, yaitu satu hari libur nasional (27 Mei) dan satu hari cuti bersama (28 Mei).

Q: Mengapa puasa Arafah sangat dianjurkan?
Puasa Arafah dilakukan bersamaan dengan waktu jamaah haji sedang wukuf di Arafah. Pahalanya dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kementerian Agama RI

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU