Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 13:10 WIB

Lafaz Astaghfirullahaladzim dalam Bahasa Arab dan Keutamaannya

Author

Ilustrasi membaca al-quran. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Kalimat istighfar atau astaghfirullahaladzim pasti sudah sangat familiar di telinga umat Muslim. Biasanya terucap saat merasa bersalah, khilaf, atau bahkan ketika kaget melihat sesuatu.

Tapi di balik kalimat yang sederhana ini, ternyata ada makna dan keutamaan yang sangat dalam.

Yuk pahami tulisan Arabnya, artinya, dan kenapa istighfar punya posisi penting dalam kehidupan seorang Muslim.

Tulisan Arab dan Artinya

Tulisan Arab astaghfirullahhaladzim adalah:

اَسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيْمَ

Artinya: “Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung.”

Baca juga: Hubungan Allahumma Barik dengan Doa Menyambut Bulan Ramadhan

Kalimat ini merupakan bentuk permohonan ampun kepada Allah atas dosa dan kesalahan yang diperbuat, baik disengaja maupun tidak.

Keutamaan Istighfar

Selain sebagai permohonan ampun, istighfar juga memiliki banyak keutamaan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Dicintai Allah

Dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 222, Allah berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya, Allah mencintai orang-orang yang bertobat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri.”

Ayat ini menegaskan bahwa Allah mencintai hamba yang mau bertaubat. Istighfar menjadi bukti bahwa manusia sadar akan kekhilafannya dan ingin memperbaiki diri.

2. Obat dari Penyakit Hati

Imam Qatadah pernah berkata bahwa Al-Qur’an telah menunjukkan penyakit dan obatnya. Penyakit itu adalah dosa, dan obatnya adalah istighfar.

Artinya, ketika hati terasa gelisah karena kesalahan, istighfar menjadi jalan untuk menenangkan dan membersihkannya. Selain bernilai ibadah, memperbanyak istighfar juga membuat hati lebih tenang dan pikiran lebih jernih.

3. Melapangkan Hati dan Mendatangkan Rezeki

Dalam hadis riwayat Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah disebutkan:

مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ؛ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barang siapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, kelapangan bagi setiap kesempitannya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

Istighfar yang dilakukan dengan tulus membuat hati lebih lapang. Saat hati lebih tenang dan percaya pada ketetapan Allah, hidup terasa lebih ringan.

Baca juga: Doa Nabi Yusuf dalam Al-Qur’an: Bacaan, Arti, dan Makna Spiritualnya

4. Terhindar dari Azab

Dalam Surah Al-Anfal ayat 33 disebutkan:

وَ مَا كَانَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

“Dan tidaklah Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.”

Ayat ini menunjukkan bahwa istighfar menjadi salah satu sebab terhindarnya seseorang dari azab. Selama hamba terus memohon ampun dengan sungguh-sungguh, pintu rahmat Allah tetap terbuka.

5. Membuat Setan Putus Asa

Setan selalu berusaha menjerumuskan manusia ke dalam dosa. Namun ketika seseorang rutin beristighfar dan segera bertaubat, celah untuk menggoda menjadi semakin sempit. Itulah sebabnya istighfar membuat setan kecewa dan kehilangan harapan.

6. Penyelamat dari Siksa Kubur dan Neraka

Istighfar yang menjadi kebiasaan akan menggugurkan dosa-dosa kecil. Dengan izin Allah, hal ini menjadi salah satu sebab keselamatan di akhirat. Kebiasaan sederhana yang konsisten bisa membawa dampak besar dalam kehidupan setelah dunia.

7. Sunnah Rasulullah dan Pelancar Rezeki

Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat sering beristighfar, meskipun beliau maksum. Mengikuti sunnah beliau adalah bentuk kecintaan dan ketaatan kepada Allah.

Baca juga: Doa Bilal Tarawih dan Jawabannya, Lengkap dengan Tugas Pentingnya yang Harus Kamu Ketahui!

Dalam hadis riwayat Ahmad dari Ibnu Abbas disebutkan bahwa siapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan memberikan jalan keluar dari kesedihan dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Istighfar bukan sekadar ucapan yang dilafalkan saat merasa bersalah. Ia adalah bentuk kesadaran, kerendahan hati, dan upaya memperbaiki diri setiap hari.

Di tengah kesibukan dan tekanan hidup, memperbanyak baca astaghfirullahaladzim bisa jadi cara paling sederhana untuk menenangkan hati sekaligus mendekatkan diri kepada Allah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dompet Dhuafa

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU