INDOZONE.ID - Perlu kamu ketahui memilih daycare untuk si kecil sering jadi dilema bagi para working mom.
Karena satu sisi, pekerjaan harus tetap berjalan, tapi di sisi lain ada rasa khawatir saat harus menitipkan anak di tempat lain.
Jadi wajar kalau banyak ibu ingin memastikan buah hati berada di lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh perhatian.
Nah, supaya nggak salah pilih, ada beberapa hal penting yang wajib dicek sebelum menentukan daycare:
1. Cek Rasio Pengasuh dan Jumlah Anak
Hal pertama yang wajib ditanyakan adalah perbandingan jumlah pengasuh dengan anak. Rasio ini penting karena memengaruhi fokus perhatian yang diterima si kecil.
Idealnya, bayi membutuhkan pengawasan lebih ketat dibanding anak usia toddler.
Sebagai gambaran, rasio ideal biasanya sekitar 1 pengasuh untuk 3 bayi.
Kalau jumlah anak terlalu banyak sementara pengasuh terbatas, risiko anak kurang terpantau jadi lebih tinggi.
2. Pastikan Ada CCTV yang Bisa Dipantau
Banyak orang tua kini merasa lebih tenang jika daycare menyediakan akses CCTV real-time.
Dengan begitu, kamu bisa sesekali memantau aktivitas anak tanpa harus datang langsung.
Baca juga: Plus Minus Menitipkan Anak di Daycare, Orang Tua Wajib Tahu
Namun, jangan hanya percaya pada keberadaan kamera.
Tanyakan juga apakah semua area penting terpantau, seperti ruang bermain, ruang tidur, dan area makan.
3. Tanyakan Sertifikasi Pengasuh
Pengasuh bukan hanya harus ramah, tapi juga terlatih.
Pastikan staf daycare memiliki pengetahuan dasar soal tumbuh kembang anak dan penanganan darurat.
Akan lebih baik jika mereka memiliki sertifikasi P3K, pelatihan CPR, atau pelatihan kesehatan anak.
Ini penting jika sewaktu-waktu terjadi demam, tersedak, atau kondisi darurat lainnya.
4. Periksa Kebersihan dan Ventilasi Ruangan
Lingkungan daycare yang bersih juga sangat penting untuk kesehatan anak.
Saat kamu survei, coba perhatikan kebersihan lantai, mainan, kamar mandi, hingga tempat tidur anak.
Selain itu, kamu juga bisa cek ventilasi dan sirkulasi udara, apakah memadai atau tidak.
Hal ini dikarenakan ruangan yang terlalu lembap atau minim cahaya bisa meningkatkan risiko anak mudah sakit.
5. Tanyakan Prosedur Makan dan Alergi Anak
Setiap anak punya kebutuhan makan yang berbeda.
Ada yang masih ASI, ada juga yang masih MPASI, atau punya alergi tertentu.
Pastikan daycare punya prosedur yang jelas soal pemberian makan, penyimpanan ASI, jadwal makan, hingga langkah darurat
jika anak tersedak atau mengalami reaksi alergi.
6. Lihat Sistem Keamanan Keluar-Masuk
Keamanan bukan cuma di dalam ruangan, tapi juga akses keluar-masuk daycare.
Pastikan tempat tersebut memiliki sistem keamanan yang ketat agar orang asing tidak mudah masuk.
Misalnya dengan akses sidik jari, kartu khusus atau aturan hanya orang tertentu yang boleh menjemput anak.
7. Perhatikan Respons Pengasuh ke Anak
Saat survei, coba amati bagaimana pengasuh berbicara dan merespons anak-anak di sana.
Apakah mereka sabar? Apakah anak terlihat nyaman?
Interaksi kecil seperti ini bisa memberi gambaran besar soal kualitas pengasuhan di tempat tersebut.
Memilih daycare memang butuh waktu dan riset ekstra, tapi dengan survei yang teliti, kamu bisa menemukan tempat yang aman dan nyaman untuk si kecil.
Jadi, bukan hanya anak yang merasa betah, orang tua juga bisa bekerja dengan hati lebih tenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Modernmommydoc.com