INDOZONE.ID - Festival kreatif urban, brightspotCITY kembali menghadirkan pengalaman berbeda bagi warga Jakarta lewat ruang interaktif yang memadukan ratusan brand lokal, komunitas kreatif, seni visual, hingga pengalaman belanja dan hiburan dalam satu kawasan metropolis modern, Agora Mall, Jakarta Pusat.
Digelar selama dua pekan di kawasan pusat ibu kota, acara ini menargetkan lebih dari 125 ribu pengunjung dengan menghadirkan 251 jenama lokal terkurasi di area seluas lebih dari 10.000 meter persegi.
Tidak hanya menjadi tempat berburu produk lokal, festival ini juga menawarkan ruang interaksi langsung di tengah budaya digital yang semakin mendominasi kehidupan masyarakat urban.
Founder brightspotMRKT dan Future10, Anton Wirjono, mengatakan acara ini lahir dari kebutuhan masyarakat untuk kembali merasakan koneksi sosial secara nyata.
Baca juga: Festival Pecinta Hewan Hadir di ICE BSD, Bawa Konsep Kota Imajinatif yang Seru
“brightspotCITY hadir menjadi ruang untuk memulihkan dan mengingatkan bahwa banyak hal yang hanya bisa timbul ketika manusia benar-benar hadir untuk saling terkoneksi satu sama lain,” ujar Anton Wirjono.
Menurutnya, masyarakat kini tidak hanya mencari hiburan saat datang ke sebuah festival, tetapi juga pengalaman untuk merasa menjadi bagian dari komunitas yang lebih besar.
Hadirkan Ratusan Jenama Lokal dan Kolaborasi Kreatif
Tahun ini, lebih dari 2.000 brand mendaftarkan diri untuk ikut serta, sebelum akhirnya dipilih 251 jenama lokal yang dianggap memiliki kreativitas, relevansi, dan identitas kuat.
Selain area retail, pengunjung juga bisa menikmati kolaborasi komunitas kreatif, instalasi seni, hingga ruang diskusi yang membuat suasana festival terasa lebih hidup dan interaktif.
Co-Founder brightspotMRKT, Leonard Theosabrata, menyebut festival ini bukan sekadar tempat transaksi, melainkan ruang bertemunya ide dan identitas kreatif.
“Bagi kami, retail bukan hanya transaksi, tapi titik temu antara ide, identitas, dan kepercayaan komunitas. Dan brightspotCITY adalah bukti dari keyakinan itu,” ungkap Leonard Theosabrata.
Didukung Transportasi Publik hingga Kampanye Ramah Lingkungan
Festival ini juga didukung sejumlah kolaborator strategis seperti BCA dan PT MRT Jakarta untuk memudahkan akses pengunjung menuju lokasi acara.
Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, mengatakan ruang kreatif seperti ini perlu mudah dijangkau masyarakat agar ekosistem kreatif kota terus berkembang.
“Ruang kreatif yang baik harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat kota,” ujar Tuhiyat.
Selain itu, penyelenggara juga menggandeng Waste4Change untuk mengelola limbah acara secara lebih berkelanjutan.
Pengunjung Diajak Lebih Interaktif dan Terhubung Langsung
Tak hanya datang untuk berbelanja, pengunjung juga diajak lebih aktif berinteraksi langsung dengan para pendiri brand dan komunitas kreatif yang hadir di lokasi.
Anton Wirjono menyebut sebagian besar booth diisi langsung oleh founder maupun kreator yang membangun brand mereka dari cerita dan gagasan personal.
“Datanglah untuk berinteraksi dan bertransaksi gagasan,” tutup Anton Wirjono.
Festival ini berlangsung pada 26–31 Mei 2026 dan 4–7 Juni 2026 dengan akses masuk gratis melalui aplikasi resmi penyelenggara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: