INDOZONE.ID - Pernah ngobrol sama seseorang yang baru buka mulut beberapa menit aja udah bikin capek? Topiknya bukan cuma berat, tapi isinya juga penuh keluhan, komentar sinis, dan energi negatif.
Tanpa disadari, kebiasaan seperti ini ternyata bisa membuat seseorang terlihat membosankan di mata orang lain.
Bukan karena mereka tidak pintar atau tidak seru, tetapi karena cara mereka merespons sesuatu sering bikin suasana jadi “dingin” dan tidak nyaman.
Sedikit-Sedikit Komplain, Lama-Lama Bikin Orang Menjauh
Ada tipe orang yang hampir selalu menemukan sisi buruk dari apapun.
Baca juga: Aksi Heroik Fotografer Ini Padamkan Kompor Gas yang Terbakar Banjir Apresiasi Warganet
Saat diajak ngomong soal liburan, yang dibahas malah macetnya. Ketika teman cerita antusias soal konser atau taman hiburan, responsnya justru, “Ah, mahal”, “Pasti penuh”, atau “Ih, capek banget”.
Sekali dua kali mungkin masih wajar. Tapi kalau hampir setiap obrolan selalu dipenuhi keluhan, orang lain lama-lama bisa malas melanjutkan percakapan. Bukannya merasa menyenangkan, lawan bicara malah ikut kehabisan energi.
Energi Negatif Itu Menular
Banyak orang tidak sadar kalau cara bicara punya pengaruh besar terhadap suasana sosial.
Orang yang terlalu sering fokus pada hal negatif cenderung membuat obrolan terasa monoton dan berat.
Baca juga: Perbedaan Explanation Text dan Procedure Text dalam Bahasa Inggris
Akibatnya, percakapan jadi tidak hidup dan sulit berkembang ke arah yang lebih seru. Padahal, orang-orang biasanya lebih nyaman berada di dekat sosok yang bisa membawa vibe santai, hangat, dan menyenangkan.
Bukan berarti harus selalu ceria 24 jam. Namun, kalau semua hal terus dilihat dari sisi buruknya, orang lain juga akan merasa lelah secara emosional.
Ciri-Ciri yang Sering Dimiliki Orang Membosankan
Tanpa sadar, beberapa kebiasaan ini sering bikin seseorang dijauhi dalam pergaulan:
Baca juga: 5 Cara Gak Minder Kerja Bareng Orang yang Lebih Jago
- Hobi mengkritik hampir semua hal
- Jarang menunjukkan antusiasme
- Sering memotong obrolan dengan komentar negatif
- Sulit ikut merasa senang untuk orang lain
- Membuat suasana ngobrol jadi canggung atau berat
Hal-hal kecil seperti ini sering dianggap sepele, padahal bisa mempengaruhi hubungan pertemanan hingga lingkungan kerja.
Baca juga: 5 Cara Menyikapi Mantan saat Kembali, Jangan Gampang Luluh!
Bukan Harus Jadi Orang Paling Lucu, Tapi…
Menjadi pribadi yang menyenangkan sebenarnya bukan soal harus selalu lucu atau jadi pusat perhatian.
Kadang, cukup dengan menjadi pendengar yang nyaman, tidak terus-menerus mengeluh, dan bisa menghargai antusiasme orang lain, suasana sudah terasa jauh lebih positif.
Mulai sekarang coba perhatikan lagi cara kamu merespons sesuatu. Karena bisa jadi, tanpa sadar, kebiasaan kecil yang terlihat sepele justru membuat orang lain perlahan menjaga jarak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychologytoday.com