Rabu, 24 JUNI 2026 • 05:00 WIB

95+ Arane Anake Kewan: Daftar Terlengkap Nama Anak Hewan dalam Bahasa Jawa

Author

Ilustrasi anak-anak hewan. Arane Anake Kewan dalam bahasa Jawa (chatgpt.com)

INDOZONE.ID - Berbeda dengan bahasa Indonesia, bahasa Jawa memiliki sebutan khusus bagi anak hewan yang ejaannya sangat berbeda dengan nama induknya. Sebutan khusus untuk keturunan hewan ini dikenal secara luas dengan istilah arane anake kewan.

Jika kamu sedang belajar bahasa daerah atau ingin memperkaya wawasan budaya Nusantara, memahami arane anake kewan adalah sebuah langkah yang tepat dan menyenangkan. Simak penjelasan lengkap dan daftar nama anak hewan dalam bahasa Jawa berikut ini!

Baca juga: Daftar 100 Kosakata Bahasa Jawa Halus Lengkap dengan Terjemahannya

Apa Itu Arane Anake Kewan?

Arane anake kewan memiliki arti nama anak hewan. Istilah-istilah spesifik ini sering digunakan oleh masyarakat suku Jawa ketika sedang berbicara secara lisan dalam percakapan sehari-hari maupun ketika membuat sebuah karya tulis.

Sama halnya seperti manusia yang memiliki keturunan dan disebut "bayi", hewan juga berkembang biak dan keturunannya memiliki sebutan tersendiri dalam bahasa Jawa. Setiap jenis hewan memiliki istilah penyebutan anak yang benar-benar berbeda dari nama induknya.

Bahasa Jawa memang diakui sangat kaya akan kosa kata dan istilah. Tidak hanya untuk nama hewan, bahkan untuk mendeskripsikan cara hewan makan pun ada beberapa konteks sebutan yang berbeda, mulai dari istilah mbadog, nggaglak, hingga ngulu. Hal ini membuktikan tingginya nilai sastra dan detail pengamatan masyarakat Jawa zaman dahulu terhadap lingkungan dan ekosistem sekitarnya.

Daftar Lengkap Arane Anake Kewan (A - Z)

Untuk memudahkan kamu dalam belajar bahasa Jawa, INDOZONE telah merangkum lebih dari 95 arane anake kewan dari berbagai referensi tepercaya. Beberapa nama hewan mungkin memiliki lebih dari satu sebutan anak tergantung pada dialek daerahnya.

Baca juga: 35 Ide Nama Karang Taruna dalam Bahasa Jawa dan Artinya

Berikut adalah tabel lengkap nama hewan beserta sebutan anaknya dalam bahasa Jawa yang diurutkan sesuai abjad:

Nama Induk Hewan (Bahasa Jawa/Indonesia) Arane Anake Kewan (Nama Anak Hewan)
Ampal Embug / Embug-embugan
Angkrang / Angrang (Semut Merah) Kroto
Asu (Anjing) Kirik
Ayam Alas (Ayam Hutan) Bekisar
Babi Gembluk / Gambluk
Bandeng Nener
Bantheng Wareng / Cendhet
Banyak (Angsa) Blengur
Baya (Buaya) Krete / Rete
Bebek Meri
Bethik Menter
Blanak Sendha
Brati Tongki
Budheng (Lutung) Kowe
Bulus Ketul
Cacing Lur
Cecak (Cicak) Sawiyah
Celeng (Babi Hutan) Genjik
Coro (Kecoak) Mendhet
Dara (Burung Merpati)  Piyik
Dhorang Tamper
Emprit (Burung Bondol) Indhil
Gagak Engkak / Engkah
Gajah Bledug
Gangsir (Jangkrik Besar) Clondho
Garangan Rase
Garengpung (Tonggeret) Drungkuk
Gemak Drigul
Glatik Cecrekan
Gundhik Laron / Rayap
Iwak (Ikan) Beyong / Kocolan
Jangkrik Cendholo / Gendholo
Jaran (Kuda) Belo
Kadal Tobil
Kakap Caplek
Kalajengking Ketupa
Kancil Kenthi
Kebo (Kerbau) Gudel
Kecapung Jenthit
Kemangga (Laba-laba) Ceriwi
Kepik Mreki
Kethek (Monyet) Munyuk / Kenyung
Kidang (Kijang) Kompreng
Kimar (Keledai) Kedah
Kinjeng (Capung) Senggutru / Senggrutu
Kinjeng Dom (Capung Jarum) Undur-undur
Kintel (Belentung) Kenthus
Kodhok (Katak) Precil / Cebong
Kumbang Engkuk
Kunang Endrak
Kremi (Cacing Kremi) Racek
Kucing Cemeng
Kul / Keong Krikik
Kupu Enthung / Uler
Kura Laos
Kutuk (Ikan Gabus) Koncelan / Kotesan
Kwangwung (Kumbang Tanduk) Gendhot
Laler (Lalat) Singgat / Set
Lawa (Kelelawar) Kampret
Lele Jabrisan / Lendhi
Lemut / Lamuk (Nyamuk) Uget-uget / Jenthik
Lintah Pacet
Linsang Beles
Lodan Jengkelong
Lutung Kenyung
Luwak Kuwuk
Luwing (Kaki Seribu) Gonggo
Macan Gogor
Manuk (Burung) Piyik
Menjangan (Rusa) Kompreng
Menthok (Itik Serati) Minthi / Endhel
Merak Uncung
Menthok (Itik Serati) Minthi / Endhel
Merak Uncung
Nyambik (Biawak) Slira
Pe Genyong
Pitik (Ayam) Kuthuk
Pleting Jaringan
Sapi Pedhet
Sembilang Lenger
Singa Dibal
Tawon Gana
Tekek (Tokek) Celolo
Tikus Cindhil
Tombro Bokol
Tongkol Cekethik / Cengkik / Cengklik
Tuma (Kutu) Kor
Ula (Ular) Ucet / Kisi
Urang (Udang) Grago
Wader Sriwet
Wagal (Patin) Jendhil
Walang (Belalang) Dhogol
Warak Plencing
Wedhus (Kambing) Cempe
Welut (Belut) Udhet
Yuyu (Kepiting) Beyes / Mbes

Baca juga: Mengenal Dialek Semarangan, Salah Satu Bahasa Jawa yang Memiliki Keunikan Tersendiri

Belajar Bahasa Jawa: Kemajemukan Budaya Nusantara

Melihat daftar arane anake kewan di atas, sangat menarik bagaimana masyarakat Jawa membedakan penamaan anak hewan dengan sangat rinci. Mengetahui istilah-istilah ini tidak hanya berguna untuk nilai akademis muatan lokal di sekolah, tetapi juga ampuh untuk mengasah kemampuan literasi bahasa daerah agar tidak punah ditelan zaman.

Daftar penamaan anak hewan di atas juga merupakan bentuk dokumentasi yang banyak dirujuk dari buku sastra, salah satunya dikutip dari buku berjudul 'Baboning Pepak Basa Jawa' karangan Budi Anwari dan buku referensi berjudul 'Kawruh Basa Jawa Pepak' karya Raharjo, S.H.

Demikianlah ulasan lengkap mengenai arane anake kewan atau sebutan anak hewan dalam bahasa Jawa. Menarik sekali bukan kekayaan bahasa daerah kita? Jangan ragu untuk menghafalkannya dan mencoba menggunakannya saat mengobrol santai bersama keluarga atau teman sejawat!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU