INDOZONE.ID - Kabar duka cita datang dari pemuka agama asal Acehl, Abu Kuta Krueng yang meninggal dunia di usia 84 tahun.
Ulama kharismatik Aceh tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (13/2/2025) pagi, di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh.
Kabar duka cita ini pertama kali beredar lewat pesan yang beredar di media sosial, berisikan Abu H. Usman Ali atau Abu Kuta Krueng telah berpulang ke Rahmatullah.
"Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Abu Kuta Krueng pada malam Kamis pukul 04.30 dini hari 13 Feb 2024 di RSUZA," tulis Tgk Mujlisal Abu Kuta Krueng di Facebook pribadinya, seperti dikutip Indozone, Kamis (13/2/2025).
Baca Juga: Mengenal Sosok Soegiharto Sosrodjojo, Pendiri Teh Botol Sosro yang Meninggal Dunia di Usia 95 Tahun
Jenazah Disambut Haru Ribuan Jemaah
Dalam video yang dibagikan akun Instagram @aceh.viral, terlihat ribuan jemaah menyambut dengan haru kedatangan jenazah Abu Kuta Krueng di rumah duka.
Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Aceh terus memadati sepanjang Jalan Lintas Sumatera, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ulama yang telah menjadi panutan umat tersebut.
Dengan kondisi langit mendung, para santri dan jemaah tampak meneteskan air mata mengenang jasa-jasa Abu Kuta Krueng dalam membimbing umart dan mencetak generasi penerus Islam.
Jenazah Abu Kuta Krueng akan dimakamkan di Kompleks Dayah Darul Munawwarah.
Sosok Abu Kuta Krueng
Lantas, siapa sebenarnya sosok Abu Kuta Krueng? Simak penjelasannya berikut.
Abu Kuta Krueng dikenal sebagai ulama yang menyebarkan ajaran Islam dan mendidik santri di Aceh.
Semasa hidupnya, Abu Kuta Krueng sering disambangi beberapa tokoh lokal, nasional, bahkan internasional, karena dianggap sebagai salah satu ulama paling berpengaruh di Aceh.
Tak hanya itu, dia juga sering dimintai pendapat oleh pemimpin pemerintahan di Aceh.
Profil Abu Kuta Krueng
Simak profil singkatnya berikut.
Nama asli: Abu H. Usman Ali
Nama yang dikenal: Abu Kuta Krueng
Tempat, tanggal lahir: Gampong Kuta Krueng, 31 Desember 1940
Usia: 84 tahun
Orang tua: Teungku M Ali dan Umi Khadijah
Profesi: Ulama
Istri: Ummi Khairiah
Anak: Memiliki 8 anak yang semuanya kini menjadi guru di Dayah Darul Munawwarah
Baca Juga: Bobby Kertanegara Dapat Penghargaan dari Google: Sosok yang Paling Dicari di Tahun 2024
Pendidikan dan Jejak Karir Abu Kuta Krueng
Abu Kuta Krueng sudah belaja agama sejak kecil dari orang tuanya. Ia belajar mengkaji kitab kuning dari ulama-ulama yang ada di sekitar kampungnya.
Dia kemudian mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat Indonesia (SRI) Desa Tanjungan, lalu melanjutkan ke Sekolah Menengah Islam (SMI) Samalanga.
Pada tahun 1949, Abu Kuta Krueng masuk pondok di Dayah Ma'hadal Ulum Diniyyah Islamiyyah (MUDI), Mesjid Raya (Mesra), Samalanga, Kabupaten Bireun, Aceh.
Mendirikan Dayah Sendiri
Setelah belasan tahun belajar, Abu Kuta Krueng kemudian meminta izin kepada gurunya untuk mendirikan Dayah Darul Munawwarah di Kuta Krueng pada 1964.
Dayah Darul Munawwarah terus berkembang dan kini menjadi salah satu pesantren rujukan di Aceh.
Jumlah santrinya sekarang bahkan mencapai lebih 5.000 orang, yang berasal dari Aceh, luar daerah, hingga negara tetangga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/aceh.viral, Instagram/kabaraceh