Kamis, 24 FEBRUARI 2022 • 12:52 WIB

Detak Jantung Normal Orang Dewasa, Lansia, dan Anak-Anak

Author

Ilustrasi detak jantung normal (unsplash/@hajiluyi)

Detak jantung atau denyut nadi adalah frekuensi jantung berdetak dalam setiap menit yang muncul karena sistem listrik pada organ jantung.

Detak jantung normal akan terdengar sama dan satu irama dalam setiap ketukannya, yang menandakan jantung berfungsi dengan baik.

Sebaliknya, detak jantung tidak normal (abnormal) terdengar tidak beraturan bahkan ada suara bising di luar detak jantung utama.

Mengetahui normal atau tidaknya detak jantung, berguna untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan pada jantung.

Dengan demikian, tanda awal gangguan jantung dapat diatasi dengan lebih cepat dan mencegah terjadinya penyakit jantung yang lebih serius.

Di bawah ini, Indozone telah merangkum tabel detak jantung normal per menit (bpm) pada orang dewasa, lansia, dan anak-anak berdasarkan usia, termasuk saat berolahraga.

Detak Jantung Normal Orang Dewasa

Ilustrasi detak jantung normal dewasa (unsplash/@devintavery)

Menurut American Heart Association, detak jantung normal orang dewasa berkisar antara 60-100 detak per menit/beats per minute (BPM).

Akan tetapi, detak jantung yang normal dalam keadaan santai (tidak beraktivitas berat), sebaiknya di bawah 90 detak per menit.

Karena kondisi tersebut menandakan bahwa jantung bekerja secara efisien dan sistem kardiovaskular cukup bugar.

Sebagai contoh, seorang atlet memiliki detak jantung normal dalam keadaan istirahat mendekati 40 detak per menit.

Hal ini menunjukkan bahwa jantung atlet tersebut berfungsi optimal karena telah terlatih saat berolahraga.

Sebaliknya, penelitian membuktikan jika detak jantung terlalu tinggi maka berisiko terkena penyakit jantung (kardiovaskular).

Namun perlu diingat, detak jantung normal dewasa ini dapat berubah bergantung dengan aktivitas fisik, keadaan mental, dan kondisi kesehatan seseorang.

Berikut ini beberapa faktor yang berpotensi meningkatkan denyut jantung orang dewasa, antara lain:

  • Setelah mengonsumsi kafein pada kopi, teh, soda.
  • Ketika merasa panik, takut, cemas, dan stres.
  • Saat iklim panas dan udara lembap.
  • Mengalami obesitas.
  • Memiliki riwayat penyakit jantung, kolesterol, atau diabetes.
  • Efek samping obat-obatan.
  • Melakukan pekerjaan berat.
  • Kebiasaan merokok.
  • Sedang berolahraga.

 

Detak jantung normal saat olahraga pada orang dewasa usia 25-35 tahun biasanya mencapai 95-170 detak per menit.

Sedangkan pada orang dewasa usia 35-50 tahun, detak jantung normal saat berolahraga berkisar 85-155 detak per menit.

Detak Jantung Normal Lansia

Ilustrasi detak jantung normal lansia (pexels/@pixabay)

Sama halnya dengan detak jantung dewasa, pada orang lanjut usia (lansia) detak jantung normalnya yaitu 60-100 detak per menit.

Bagi lansia yang sedang mengonsumsi obat-obatan, biasanya memiliki detak jantung yang lebih rendah.

Begitu pula detak jantung normal lansia yang terbiasa berolahraga atau melakukan aktivitas fisik, umumnya menjadi lebih rendah.

Namun, saat sedang melakukan olahraga, detak jantung maksimalnya adalah 220 kali dikurangi dengan usia.

Misalnya, untuk lansia berumur 60 tahun, maka detak jantung maksimal saat berolahraga yaitu 220-60 = 160 detak per menit.

Contoh lainnya, lansia yang berusia 70 tahun, detak jantung maksimal saat berolahraga adalah 220-70 = 150 detak per menit.

Detak Jantung Normal Anak-Anak

Ilustrasi detak jantung anak (unsplash/@profwicks)

Sementara itu, pada anak-anak detak jantung normalnya bervariasi sesuai dengan rentang usia.

Adapun tabel detak jantung normal berdasarkan usia pada anak-anak yakni sebagai berikut:

Usia Detak Jantung
Baru lahir 100 - 160 bpm
0-5 bulan 90 - 150 bpm
6-12 bulan 80 - 140 bpm
1-3 tahun 80 - 130 bpm
3-4 tahun 80 - 120 bpm
6-10 tahun 70 - 110 bpm
11-14 tahun 60 - 105 bpm
15 tahun ke atas 60 - 100 bpm

Cara Menghitung Detak Jantung

Ilustrasi cara menghitung detak jantung normal (unsplash/@hajiluyi)

Menghitung detak jantung sebenarnya dapat dilakukan secara manual atau dengan bantuan stopwatch.

Waktu terbaik untuk menghitung detak jantung yakni di pagi hari, lebih tepatnya 10 menit setelah bangun tidur.

Simak dua cara menghitung detak jantung normal dalam keadaan santai/istirahat yang ada di bawah ini.

1. Hitung denyut nadi pada pergelangan tangan

  • Posisikan pergelangan tangan kanan/kiri menghadap ke atas.

  • Letakkan telunjuk dan jari tengah tangan lainnya pada pergelangan tangan tadi, tepat di bawah pangkal jempol.

  • Tekan lembut kedua jari sampai merasakan denyut nadi.

  • Hitung denyut nadi selama 15 detik, kemudian kalikan 4 untuk mendapatkan angka denyut nadi normal.

2. Hitung denyut pembuluh darah pada leher

  • Rapatkan telunjuk dan jari tengah.

  • Letakkan pada bagian leher di samping tulang tenggorokan.

  • Tekan lembut sampai jari merasakan denyut nadi.

  • Hitung denyut nadi selama 15 detik, kemudian kalikan 4 untuk mendapatkan angka denyut nadi normal.


Nah, itulah penjelasan mengenai detak jantung normal pada orang dewasa, lansia, dan anak-anak berdasarkan usia. Semoga bermanfaat, ya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU