Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 06 JUNI 2026 • 06:45 WIB

7 Sakramen dalam Gereja Katolik: Arti, Makna, dan Penjelasannya

7 Sakramen dalam Gereja Katolik: Arti, Makna, dan Penjelasannya7 Sakramen dalam Gereja Katolik: Arti, Makna, dan Penjelasannya (pexels/@julia-volk)

INDOZONE.ID - Jika membahas makna dan tujuan dari tujuh sakramen dalam Gereja Katolik, kita perlu memahami arti “sakramen”. Kata ini berasal dari bahasa Latin "Sacramentum" yang menerjemahkan bahasa Yunani "Mysterion", yang berarti misteri suci.

Dalam Perjanjian Lama, mysterion dipahami sebagai rencana Tuhan yang tersembunyi, tetapi perlahan dinyatakan dalam sejarah kehidupan manusia. Tuhan hadir dalam ruang dan waktu untuk menyelamatkan umat-Nya.

Sementara dalam Perjanjian Baru, istilah ini merujuk pada pernyataan diri Tuhan secara penuh dalam diri Yesus Kristus sebagai penyelamat manusia.

Perkembangan Makna Sakramen dalam Gereja

Mulai sekitar abad ke-12, Gereja Katolik kemudian menggunakan istilah sakramen untuk merujuk pada tujuh sakramen utama. Pemahaman ini bertolak dari karya dan tindakan Yesus sendiri selama hidup-Nya di dunia.

Sakramen dipahami sebagai tanda nyata kehadiran Kristus di Gereja. Dalam Sacrosanctum Concilium (SC 7) dijelaskan bahwa Kristus hadir dan bekerja dalam setiap sakramen, sehingga saat sakramen dijalankan, Kristus sendiri yang bertindak melalui Gereja.

Karena sakramen merupakan tanda dan sarana keselamatan, maka penerimaan dan pemahamannya harus didasarkan pada iman. Sakramen biasanya diwujudkan melalui kata-kata dan tindakan yang memiliki makna rohani bagi umat beriman.

Baca juga: Makna dan Kegunaan 7 Sakramen dalam Gereja Katolik

7 Sakramen Gereja Katolik

7 Sakramen dalam Gereja Katolik: Arti, Makna, dan PenjelasannyaSakramen Baptis (santo-laurensius.org)

1. Sakramen Baptis

Baptisan adalah sakramen pertama yang diterima seseorang untuk masuk ke dalam Gereja Katolik. Biasanya dilakukan sejak bayi atau saat seseorang memutuskan menjadi Katolik.

Maknanya adalah membersihkan dosa asal dan menjadi tanda awal kehidupan baru sebagai anak Allah. Orang yang dibaptis dianggap sudah resmi menjadi bagian dari umat Tuhan dan mulai menjalani hidup iman.

2. Sakramen Ekaristi

Jantung dan puncak dari seluruh kehidupan iman Katolik. Dalam perayaan Misa Kudus, roti dan anggur diubah secara hakiki menjadi Tubuh dan Darah Yesus Kristus yang suci melalui kuasa Roh Kudus.

Umat yang sudah siap akan menyambut Komuni Kudus ini sebagai makanan bagi jiwa. Tujuannya agar kita bisa semakin menyatu dengan Kristus dan saling mengasihi dengan sesama umat di sekitar kita.

3. Sakramen Krisma

Biasa disebut Sakramen Penguatan untuk mendewasikan iman kita. Sakramen ini diterimakan oleh Uskup dengan cara menumpangkan tangan dan mengurapi dahi kita memakai minyak khusus yang wangi.

Melalui sakramen ini, kita menerima kuasa Roh Kudus secara penuh. Rahmat tersebut memberi kita keberanian untuk menjadi saksi kebaikan Tuhan lewat perkataan dan tindakan kita sehari-hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Santo-laurensius.org

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

7 Sakramen dalam Gereja Katolik: Arti, Makna, dan Penjelasannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!